Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Saturday, 26 Ramadhan 1442 / 08 May 2021

Indonesia Disebut Surganya Miras

Selasa 18 Jun 2013 20:14 WIB

Rep: Hafidz Muftisany/ Red: Citra Listya Rini

Minuman Keras

Minuman Keras

Foto: REUTERS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah dinilai masih terlalu longgar mengatur peredaran minuman beralkohol di Indonesia. Aktivis sosial Fahira Idris menyebut Indonesia sebagai surganya minuman keras (miras). 

"Di Indonesia miras bebas dijual 24 jam," kata Fahira saat dihubungi Republika di Jakarta, Selasa (18/6).

Fahira menyebut negara seperti Turki dan Thailand saja membatasi penjualan miras pada jam tertentu. Wanita asal Padang ini mengaku kecewa dengan pemerintah karena tidak melakukan usaha apapun untuk mengatur peredaran miras. 

Ia meniai pemerintah dan DPR belum serius membahas pengendalian miras karena RUU Miras hanya ditempatkan di urutan 63 dari 70 RUU di prolegnas.

Fahira menyarankan pemerintah seharusnya menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) seperti halnya  PP No 109 Tahun 2012 tentang rokok. 

Gerakan anti miras yang ia luncurkan hanya sebatas kontrol sosial. Pihaknya hanya bisa mengimbau tanpa bisa melakukan tindakan tegas. Padahal, ujar Fahira, banyak pelanggaran yang terjadi dalam permendag. 

"Penjualan miras di dekat perumahan, rumah sakit, tempat ibadah masih sering terjadi," ujar Fahira. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA