Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

BSM Jadi Bank Administrator RDN Syariah Pertama

Selasa 18 Jun 2013 14:21 WIB

Rep: Friska Yolandha/ Red: Nidia Zuraya

Salah satu kantor cabang Bank Syariah Mandiri.

Salah satu kantor cabang Bank Syariah Mandiri.

Foto: Republika/Yogi Ardhi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Bank Syariah Mandiri (BSM) resmi menjadi administrator rekening dana nasabah (RDN) syariah. BSM merupakan bank syariah pertama dan satu-satunya yang menjadi bank pelayan jasa administrasi RDN.

Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) Heri Sunaryadi mengungkapkan saat ini sudah ada lima perbankan yang menjadi administrator RDN, yaitu PT Bank Permata Tbk, PT Bank BNI Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, dan PT Bank BCA Tbk. Namun BSM menjadi satu-satunya bank syariah yang melayani kebutuhan investor.

"KSEI menunjuk BSM sebagai bank administrator RDN syariah berdasarkan proses seleksi pada November 2013," ujar Heri usai penandatanganan perjanjian administrasi pemisahan rekening dana nasabah syariah di Jakarta, Selasa (18/6). Seleksi ini dilakukan untuk melengkapi bank administrator RDN yang juga memiliki layanan RDN syariah melalui unit usahanya, yaitu Bank Permata.

Direktur Utama BSM Yuslam Fauzi mengungkapkan kehadiran BSM sebagai bank syariah administrator RDN diharapkan dapat melengkapi prosedur transaksi pasar modal secara syariah. "Produk dan transaksinya sudah ada sehingga perlu ada bank syariah sebagai administratornya," ujar Yuslam.

Selama ini investor yang melakukan investasi di jalur syariah masih melakukan transaksi di perbankan konvensional. Dengan hadirnya BSM diharapkan kondisi darurat tersebut berakhir sehingga transaksi syariah dapat dilakukan secara kaffah.

Ia meyakini tren hijrahnya investor dari transaksi konvensional ke syariah akan terjadi dengan sendirinya. Baiknya ekonomi dan matangnya keislaman masyarakat akan mendorong kesadaran untuk menggunakan bank syariah sebagai administrator RDN alih-alih perbankan konvensional.

Pasar modal syariah semakin menunjukkan geliatnya. Sebanyak 286 saham atau 56,52 persen dari total emiten yang ada di Bursa Efek Indonesia (BEI) masuk kategori saham syariah. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp 1.450 triliun atau 49,62 persen dari keseluruhan niai saham dalam bentuk scripless yang disimpan KSEI.

Untuk tahap pertama, administrator RDN akan dilayani di dua cabang BSM, yaitu di cabang BEI dan Warung Buncit. "Karena di sana ada nasabah sekuritas yang sduah eksisitng," kata Yuslam. Tidak menutup kemungkinan layanan ini akan diperluas di kantor cabang BSM yang lain sesuai dengan kebutuhan.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA