Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Tuesday, 18 Rajab 1442 / 02 March 2021

Leher Kena Tendang, Apa Akibatnya?

Selasa 11 Jun 2013 12:08 WIB

Red: Endah Hapsari

Leher Kena Tendang, Apa Akibatnya?

REPUBLIKA.CO.ID, Dok, saya mengikuti bela diri dan suatu kali pernah berlatih dan terkena tendangan di bagian leher, tidak terlalu keras, tetapi efeknya jadi susah menelan setelah itu. Sampai sekarang jadi rasanya agak berbeda. Apakah tenggorokan bisa rusak ya dok? Mohon saran lebih lanjut.

Askar (28 tahun)

 

Jawaban:

Halo Askar, salam sejahtera. Cedera pada bagian leher, merupakan keadaan yang sangat berbahaya mengingat banyak struktur penting di daerah leher seperti pembuluh darah besar dan saraf penting terletak di sana. Bila mencederai struktur penting tersebut bisa fatal akibatnya.

Namun bila cedera ringan hanya menyebabkan pembengkakan jaringan lunak leher, yang biasanya akan menghilang dengan waktu ataupun dibantu dengan obat anti bengkak. Mengenai keluhan gangguan menelan anda banyak sekali kemungkinan penyebabnya, bisa berhubungan dengan cedera yang pernah anda alami ataupun karena sebab lain.

Penyebab lainnya antara lain bisa karena infeksi, alergi, makanan atau minuman yang mengiritasi tenggorokan, gangguan saraf, ataupun tumor. Namun untuk lebih jelasnya, sebaiknya anda memeriksakan diri lebih lanjut ke dokter agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih detail, dan diberikan terapi yang sesuai. Demikian semoga jelas dengan penjelasannya. Salam. (Selfi)

dr.Selfiyanti Bimantara Mkes.,SpTHT-KL

Spesialis THT di RS Meilia Cibubur

 

Kolom Dokter Kita diasuh oleh RS.Meilia Cibubur
Kirim pertanyaan Anda ke email : kesehatan@rol.republika.co.id

Disclaimer: Republika bekerja sama dengan YBM PLN dan BNPB membuka rubrik pertanyaan seputar bencana alam. Mulai dari informasi hingga tips saat menghadapi bencana. Kirimkan pertanyaan Anda ke email: newsroom@rol.republika.co.id.
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA