Thursday, 13 Muharram 1444 / 11 August 2022

Mahasiswa AS: Minim Informasi Penyebab Kesalahpahaman Soal Islam

Sabtu 08 Jun 2013 10:36 WIB

Rep: Agung Sasongko/ Red: Sadly Rachman

Kunjungan Mahasiswa AS di Masjid Lautze, Pasar Baru, Jakarta

Foto: ROL/Agung Sasongko
EMBED

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Ketidaktahuan terhadap Islam dan Muslim masih menjadi kendala bagi masyarakat AS. Ini jadi penyebab utama terjadinya kesalahpahaman.

Fakta itu terungkap dalam kunjungan enam mahasiswas AS ke Masjid Lautze, Pasar Baru, Jakarta, Selasa (4/6). Seperti diutarakan perwakilan Universitas Michigan dan Universitas Laheigh, Alex Leader dan Daniele Hanes. Keduanya sepakat masalah informasi jadi akar persoalan kesalahpahaman.

Alex mengungkap  informasi tentang Islam dan Muslim belum diketahui dengan benar oleh masyarakat AS. Kebanyakan masyarakat AS justru mengetahui informasi itu tidak berasal dari umat Islam sendiri.

Pendapat senada juga diutarakan Daniele. Menurut dia, kesalahpahaman itu ada karena ketidaktahuan. Untuk itu, kunjungan ke masjid Lautze jadi bentuk usaha mencari informasi tentang Islam dan Muslim.

Pimpinan  Masjid Lautze, Ali Karim Oey, mengatakan masalah kesalahapaham itu turut andil pada klaim yang menyebut terorisme itu Islam. Menurutnya, dahulu, ketika bicara terorisme muncul nama Irlandia Utara. Kini, Islamlah terorisme.

Menurut Ali, ketika Islam diterapkan dengan baik maka agama ini akan menjadi rahmat bagi semua. Namun,  pada kenyataannya Islam dijadikan alat untuk membenarkan kekerasan dan mengadu antar pihak.

 

Videographer: Agung Sasongko

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA