Thursday, 18 Rajab 1444 / 09 February 2023

Berang-Berang Bunuh Pemancing di Belarusia

Kamis 30 May 2013 07:21 WIB

Red: Mansyur Faqih

Berang-Berang

Berang-Berang

Foto: www.cbc.ca

REPUBLIKA.CO.ID, OSTROMECHEVO -- Seekor berang-berang membunuh seorang kakek berusia 60 tahun di Belarusia. Kejadian ini merupakan penyerangan berang-berang paling mematikan terhadap manusia. Belakangan, binatang tersebut memang semakin agresif dengan manusia setelah habitatnya mulai mendekati perumahan, pertokoan, dan sekolah.

"Bentuk lukanya sangat mengejutkan kami para kalangan profesional medis," ujar dokter setempat Leonty Sulim seperti dilansir Huffington Post, Kamis (30/5). "Kami belum pernah menghadapi yang seperti ini sebelumnya."

Kejadian bermula ketika seorang pemancing bersama beberapa temannya berkendara ke danau Shestakovskoye, arah Barat dari ibu kota, Minsk. Ketika itu, dia menemukan berang-berang di sisi jalan, mereka pun menghentikan mobil. 

Binatang itu mulai menggigit ketika pemancing mulai memegangnya. Pemancing mengalami beberapa kali gigitan. Salah satunya mengenai arteri besar di kaki.

Teman pemancing itu pun tak dapat menghentikan pendarahan yang terus keluar. Hingga akhirnya si pemancing dinyatakan tewas ketika tiba di klinik di desa Ostromechevo.

Unit gawat darurat Belarusia menyatakan, tahun ini merupakan kali pertama mereka menerima laporan penyerangan berang-berang. Mereka pun menjawab laporan itu dengan mengirimkan kru untuk mengusir binatang berbobot 30 kilogram dengan tinggi satu meter tersebut. Caranya, menyemperot berang-berang dengan air.

Pakar alam liar, Viktor Kozlovsky mengatakan, populasi berang-berang yang meningkat mulai membuat kerusakan hutan dan pertanian. Kementerian Kehutanan bahkan mendorong perburuan berang-berang dengan hadiah bulu dan kelenjarnya yang berguna untuk keperluan medis. 

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA