Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

WHO: Harapan Hidup Manusia di Bumi Semakin Panjang

Kamis 16 May 2013 20:27 WIB

Red: Heri Ruslan

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

REPUBLIKA.CO.ID, JENEWA  -- Manusia kini memiliki harapan hidup lebih panjang dari sebelumnya dan kenaikan tajam akan angka harapan hidup itu tidak menunjukkan gejala penurunan, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu.

"Angka harapan hidup secara global naik dari 64 tahun menjadi 70 tahun pada 2011. Itu sangat dramatis," kata Colin Mathers, koordinator Tingkat Kematian dan Beban Penyakit pada WHO, ketika meluncurkan statistik tahunan kesehatan dunia.

"Itu adalah kenaikan rata-rata angka harapan hidup dari delapan jam per hari selama 20 tahun terakhir," katanya.

Angka harapan hidup pada kelahiran secara global adalah 72 tahun untuk perempuan dan 68 tahun untuk laki-laki pada tahun 2011.

Seorang laki-laki berusia 60 tahun dapat berharap hidup 19 tahun lagi dan perempuan bisa mengharapkan hidup 21 tahun lagi, bertambah dua tahun dari statistik 1990.

Kenaikan itu sebagian besar dipicu oleh turunnya angka kematian anak yang terjadi secara pesat dalam dasawarsa terakhir, demikian pula situasi yang membaik di Cina dan India, kedua negara yang menunjukkan lompatan tujuh tahun dalam angka harapan hidup saat lahir sejak tahun 1990.

Angka harapan hidup menurun di Korea Utara, Afrika Selatan, Lesotho, Zimbabwe dan Libia sejak 1990, tahun yang ditetapkan sebagai landasan PBB untuk Tujuan Pembangunan Milenium.

sumber : antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA