Sunday, 20 Jumadil Akhir 1443 / 23 January 2022

Menghirup Terus Bau Sampah, Berbahayakah?

Selasa 16 Apr 2013 12:09 WIB

Red: Endah Hapsari

Menghirup Terus Bau Sampah, Berbahayakah?

REPUBLIKA.CO.ID, Dok, saya sudah 3 tahun tinggal di kompleks yang berdekatan dengan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan hampir setiap sore/ malam tercium bau menusuk hidung. Mau tanya nih dok, apakah paparan terus-menerus dapat berdampak pada fungsi pernapasan seperti paru dll? Adakah cara mengatasinya? Karena saya khawatir dengan kesehatan anak saya. Terima kasih.

 

Pandi (32 tahun)

Cibubur

 

Jawaban:

Salam Pak Pandi yang sedang khawatir, terima kasih banyak atas pertanyaannya. Pada dasarnya manusia mempunyai daya adaptasi yang cukup tinggi, sesuai dengan prinsipnya maka tubuh kita akan terserang penyakit jika daya tahan tubuh tidak baik, walaupun kita berada di tempat yang jauh dari TPS.

Jadi bau yang tercium atau apapun yang terisap ke saluran pernapasan, dampak yang mungkin timbul pada saluran napas tergantung dari kondisi dari masing-masing individu, apakah saluran napasnya sangat sensitif sehingga mudah timbul reaksi yang berlebihan dari saluran napas, serta atau apakah daya tahan tubuhnya lemah, sehingga mudah terserang penyakit saluran napas dan paru.

Evaluasi apakah selama ini kesehatan keluarga terbilang sering sakit dengan problem pernapasan? Diskusikan dengan dokter terdekat. Bersamaan dengan itu, memang perlu diperhatikan apakah disekitar ibu ada beberapa hewan yang menjadi perantara penyakit seperti nyamuk maupun lalat? lakukan pembersihan sarang dan penyebab dengan pengasapan (fogging).

 Selama tubuh kita dalam keadaan prima, Insya Allah akan baik-baik saja, kecuali kurang nyaman. Nah kalau untuk hubungan rasa ketidaknyamanan, maka opsi keputusan ada pada Ibu. Namun yang penting adalah menerapkan perilaku Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS).

Untuk itu, dalam PHBS kita perlu menjaga agar selalu kondisi kesehatan yang prima, menjaga kebersihan diri & lingkungan, mendapatkan asupan makanan yang bergizi/ nutrisi yang baik (bisa berkonsultasi dengan dokter tentang nutrisi yang baik) dan hindari hal/ kebiasaan yang akan mengganggu kesehatan, seperti salah satu contohnya merokok.

Demikian yang bisa saya jelaskan, semoga dapat dipahami dan bermanfaat. Salam (Zb)

dr. Zubaedah, Sp.P, MARS

Spesialis Kesehatan Paru di RS Meilia Cibubur

 

 

Kolom Dokter Kita diasuh oleh RS.Meilia Cibubur
Kirim pertanyaan Anda ke email : kesehatan@rol.republika.co.id

Disclaimer: Republika bekerja sama dengan YBM PLN dan BNPB membuka rubrik pertanyaan seputar bencana alam. Mulai dari informasi hingga tips saat menghadapi bencana. Kirimkan pertanyaan Anda ke email: newsroom@rol.republika.co.id.
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA