Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Sound of Freedom, Ketika Reggae Rock dan Metal Bersatu

Kamis 21 Mar 2013 10:01 WIB

Rep: Nurul Dyah Sariningtias (MG12)/ Red: Hazliansyah

Sound of Freedom & Ground Attack

Sound of Freedom & Ground Attack

Foto: Republika/Nurul Dyah Sariningtias

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indonesia bakal kembali disuguhi festival musik berkualitas. Kali ini, festival bertajuk "Sound of Freedom & Ground Attack" akan digelar pada 30-31 Maret 2013 mendatang.

Bertempat di lapangan parkir kolam renang Gelora Bung Karno, Senayan, jakarta, festival ini akan menggabungkan tiga aliran musik, yakni reggae, rock dan metal.

"Acara ini ditujukan untuk mempersatukan semua aliran musik tanpada adanya perbedaan," ujar Triadi selaku promotor dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (21/3).

Menggabungkan tiga aliran musik dalam satu acara, lanjut Triadi, diharapkan dapat menimbulkan rasa kebersamaan diantara para penggemar musik, meski aliran mereka berbeda.

"Masalah keamanan nggak mau terlalu mencolok, karena beradu badan bukan berarti berantem. Karena memang begitulah cara mereka menikmati musik," ungkap Triadi.

"Sound of Freedom & Ground Attack" rencananya akan diisi oleh sederetan band, seperti Steven Jam, Ras Muhammad, Monkey Boots, Peron State, Jamaica, Magic Seawed, Amtenar, Sunset dan lain-lain.

Untuk tiket, panitia memnbandrol harga Rp 25 Ribu (Presale) dan Rp 35 Ribu (on the spot).

"Reggae nggak selalu berkonotasi negatif, reggae sangat menyenangkan dan romantis. Jadi nggak selalu reggae diartikan dengan negatif," tambah Steven dari Steven Jam.
 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA