Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Pastur Anti-Gay Batal Ikuti Pelantikan Obama

Jumat 11 Jan 2013 06:23 WIB

Red: Fernan Rahadi

Presiden Barack Obama melambaikan tangan bersama putrinya Malia usai berpidato di Chicago, Rabu (7/11). (AP/Charles Rex Arbogast)

Presiden Barack Obama melambaikan tangan bersama putrinya Malia usai berpidato di Chicago, Rabu (7/11). (AP/Charles Rex Arbogast)

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Pastur asal Atlanta yang terpilih untuk menyampaikan doa pada pelantikan Presiden Barack Obama pada hari Kamis (10/1) mengundurkan diri dari acara tersebut setelah mendapat serangan karena mengeluarkan komentar-komentar yang bernada anti-gay.

Seperti dilaporkan ThinkProgress, Louie Giglio saat menyampaikan khutbah pada pertengahan tahun 1990-an menyebut homoseksualitas sebagai dosa dan mengeluarkan peringatan kepada gerakan pendukung hak-hak kaum gay.

"Gerakan itu bukan gerakan yang baik," kata Giglio dalam pidato yang bertemakan 'Dalam Pencarian Sebuah Panduan - Tanggapan Kristen Soal Homoseksualitas'.

Giglio mengatakan kekuatan penyembuhan dari Tuhan adalah jalan satu-satunya untuk keluar dari gaya hidup homoseksual.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh panitia pelantikan presiden, Giglio mengatakan ia mengundurkan diri agar inaugurasi tidak terganggu.

"Tampaknya kehadiran saya dan doa yang akan saya sampaikan akan dikerdilkan oleh mereka yang berupaya menjadi fokus inaugurasi," kata Giglio.

sumber : Antara/Reuters
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA