Tuesday, 5 Jumadil Awwal 1444 / 29 November 2022

Persis Solo Tetap Dua?

Selasa 08 Jan 2013 16:22 WIB

Red: Fernan Rahadi

Persis Solo

Persis Solo

Foto: Pasoepati.net

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Keinginan Pasoepati, suporter Persis Solo, melihat tim kesayangannya bermain di kompetisi resmi PSSI menemui secercah harapan setelah manajemen Persis LPIS berhasil menggandeng sponsor guna mendanai perjuangan tim Laskar Sambernyawa dalam mengarungi kompetisi musim depan.

Kepada wartawan, manajer Persis LPIS (Liga Prima Indonesia Sportindo), Joni Erwandi mengungkapkan bahwa pihaknya berhasil menggandeng sponsor dan segera akan memaparkan program kerja di hadapan para pengurus Pengcab PSSI Solo.

"Dalam waktu sepekan ini kami akan melakukan pemaparan ke Ketua Umum Persis dan para pengurus cabang Persis Solo. Seluruh program Persis LPIS di musim 2013 mulai dari soal sponsor dan pembentukan tim akan kami paparkan," kata Joni seperti dilansir www.pasoepati.net

Joni mengakui, sponsor yang tengah digandeng manajemen Persis LPIS bukanlah berbentuk konsorsium seperti musim lalu, namun dirinya masih enggan memberikan nama pasti sponsor tersebut. "Ini bukan konsorsium seperti musim lalu. Bahkan kami sudah deal, tinggal kami lakukan pemaparan pembentukan tim dan proses persiapan di musim depan,” imbuh Joni.

"Kami meyakinkan ke sponsor bahwa Persis memiliki dukungan yang luar biasa dari penonton yakni Pasoepati. Itu jelas salah satu aset berharga Persis," lanjutnya.

Ketika disinggung tentang persiapan Persis andai dipastikan bisa bermain di kompetisi Divisi Utama LPIS, Joni menyatakan waktu persiapan yang dimiliki Persis masih cukup karena kompetisi dimulai pada awal maret mendatang. “Divisi Utama LPIS akan dimulai awal Maret. Soal hasil pemaparan dan progres pembentukan saya rasa masih ada waktu. Soal pemain pun tidak menjadi masalah karena banyak pemain yang menyatakan minat untuk bergabung," katanya.

Sebelumnya Wali kota Solo yang juga mantan ketua umum Persis Solo, FX Hadi Rudyatmo melarang pembentukan tim Persis Solo tanpa dasar hukum yang jelas. Hal itu membuat dua kubu yang terlibat dualisme baik dari Persis Solo LPIS maupun Persis Solo PT Liga Indonesia (PT LI) sama-sama menahan diri dalam proses pembentukan tim.

Berita tentang keberhasilan Persis LPIS menggandeng sponsor tersebut menyenangkan Pasoepati Ultras. Di akun Facebook resminya, para anggota organisasi sayap Pasoepati itu mengungkapkan kegembiraannya atas keputusan klub mengikuti kompetisi resmi di bawah PSSI.

"Yess...bodo amat sma yg abal.2...liga resmi harga mati..," ujar Jeng Atik's SriKandhi Pasoepati. Sedangkan akun lain, Dippa Wiryana, juga mengutarakan dukungannya terhadap Persis LPIS. " Tetep dukung sek resmi (Tetap mendukung yang resmi)...Persetan dg abal-abal," katanya.

Saat ini Persis Solo tercatat baik di Divisi Utama LPIS maupun Divisi Utama PT LI. Bulan lalu, terdapat berita menggemparkan dari Persis Solo Divisi Utama PT LI saat seorang mantan pemainnya asal Paraguay, Diego Mendieta, meninggal akibat gajinya selama beberapa bulan belum dibayar.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA