Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tahayul di Universitas Harvard (2) Hanya Boleh Dua Kali Lewat Gerbang Tengah

Rabu 24 Oct 2012 08:00 WIB

Rep: Nasihin Masha/ Red: M Irwan Ariefyanto

Gerbang Tenga

Gerbang Tenga

Foto: hyphenmagazine.com

REPUBLIKA.CO.ID, CAMBRIDGE – Angie Peng, pemandu wisata Universitas Harvard, bercerita, bahwa gerbang tengah hanya boleh dilewati dua kali oleh mahasiswa selama kuliah di sana. Pertama saat pertama kali kuliah di Harvard, dan kedua saat lulus kuliah dari Harvard. Jika lebih dari itu maka mahasiswa tersebut akan drop out. “Tapi saya tak percaya,” katanya, Senin (22/10).

Namun mitos itu rupanya dipercaya sebagian mahasiswa. Walaupun gerbang itu relatif besar, namun hanya sedikit yang mewatinya. Jangan salah di Harvard ada 26 pintu gerbang. Mahasiswa lebih banyak lewat gerbang-gerbang yang lebih kecil. “Tapi saya sudah delapan kali. Sekarang saya sudah tiga tahun kuliah. Jika saya lulus, maka mitos itu tidak benar,” katanya.

Gerbang tersebut bernama Gerbang Johnston. Gerbang ini selesai dibangun pada 1889. Nama gerbang itu diambil dari nama Samuel Johnston, mahasiswa angkatan tahun 1885. Ia menyumbang 10 ribu dolar AS untuk pembangunan gerbang tersebut.

Sebetulnya jika dikaitkan dengan fengshui Cina lokasi gerbang itu memang tak menarik. Persis tusuk sate dari pertigaan jalan besar. Sehingga bukan merupakan titik yang nyaman bagi mahasiswa berlalu lalang. Namun apapun, gerbang itu memang sepi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA