Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Thursday, 24 Ramadhan 1442 / 06 May 2021

Mayoritas Umur Calhaj Sukabumi di Atas 50 Tahun

Kamis 11 Oct 2012 14:14 WIB

Red: Djibril Muhammad

Jamaah calon haji (calhaj) Indonesia (ilustrasi).

Jamaah calon haji (calhaj) Indonesia (ilustrasi).

Foto: Republika/Mursalin Yasland

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, Jawa Barat mencatat dari 221 calon jamaah haji yang akan berangkat ke tanah suci, mayoritas berusia di atas 50 tahun ke atas dan berjenis kelamin wanita.

"Dari hasil pendataan kami, calon jemaah haji yang akan berangkat ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji mayoritas berusia di atas 50 tahun," kata Kepala Seksi Haji, Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, E Sutisna, Kamis (11/10).

Menurut Sutisna, ada sekitar 70 persen dari 221 calon jemaah haji yang akan berangkat ke tanah suci berusia di atas 50 tahun dan sisanya di bawah 50 tahun yang termuda berusai 28 tahun dan tertua 82 tahun. Selain itu, calon jemaah haji dari Kota Sukabumi juga mayoritas berjenis kelami wanita, atau hanya 97 calon haji yang berjenis kelamin laki-laki.

Lebih lanjut, karena mayoritas calon jemaah haji sudah berusia lanjut maka dari itu pihaknya mengimbau kepada mereka yang akan berangkat agar menjaga kondisi kesehetan sebelum berangkat dan mengikuti petunjuk tim pembimbing ibadah haji.

"Calon jemaah haji ini akan berangkat pada Sabtu (13/10) tepatnya pada pukul 01.00 WIB dini hari, dari Bandara Soekarno-Hatta Jakarta, menggunakan Pesawat Nomor SV 5405, Kelompok Terbang atau Kloter 67," tambahnya.

Di sisi lain, sebenarnya kuota haji untuk Kota Sukabumi sebanyak 240 orang, namun ada dua orang calon haji gagal berangkat karena urusan administrasi. Sementara 17 calon haji lainnya dimutasi pemberangkatannya dan ikut gabung dengan calon jemaah haji dari Bandung itupun atas kehendak pribadi.

Mereka juga akan didampingi, satu orang dari tim pembimbing ibadah haji (TPIH), satu orang dari PT IHI, tiga orang dari Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) yang terdiri dari satu orang dokter dan dua orang paramedis, serta satu orang dari im Pendamping Haji Daerah (TPHD).

Sementara, Wali Kota Sukabumi, Muslikh Abdussyukur mengatakan, seluruh jemaah agar berupaya menjaga kesehatan dan keselamatan, serta keimanan dan ketaqwaan, supaya dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar, disertai kesungguhan, kekhusyuan dan keikhlasan.

"Kami berharap seluruh calon jemaah haji bisa melaksanakan ibadahnya dengan baik dan kembali tanah air dengan kondisi sehat seluruhnya," kata Muslikh.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA