Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Thursday, 9 Safar 1443 / 16 September 2021

Darmin Nasution Kembali Pimpin ISEI

Kamis 04 Oct 2012 20:46 WIB

Rep: Heri Purwata/ Red: Chairul Akhmad

Wakil Presiden, Boediono (kiri) didampingi Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) yang juga Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution (kanan).

Wakil Presiden, Boediono (kiri) didampingi Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) yang juga Gubernur Bank Indonesia, Darmin Nasution (kanan).

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Darmin Nasution kembali memimpin Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) periode 2012-2015. Ia tepilih karena keberhasilan dalam memimpin pada periode sebelumnya.

"Sebetulnya cukup banyak kandidat di antaranya, Agus Martowardoyo (Menteri Keuangan), Muliaman (Ketua Otoritas Jasa Keuangan), Fuad Rahmani (Dirjen Pajak) dan masih banyak kandidat lainnya," kata Edy Suandi Hamid, Ketua Panitia Pusat Kongres ISEI ke-18 di Yogyakarta, Kamis (4/10).

Namun secara mufakat, kata Edy, kongres memutuskan Darmin Nasution sebagai Ketua Umum ISEI periode 2012-2015. "Pak Darmin juga masih memenuhi syarat untuk menjabat dua periode," imbuhnya.

Dalam sambutan perdananya, Darmin Nasution mengatakan hidup dan matinya organisasi ISEI tergantung kesadaran anggotanya bersama. "Kalau pengurus pusat aktif, tetapi anggotanya tidak merasa memiliki organisasi tidak jalan. Pengurus pusat menggelar acara wah, juga tidak banyak artinya bagi organisasi," kata Darmin.

Otonomi daerah, lanjut Darmin, banyak yang berhubungan dengan instansi pusat dan sarjana ekonomi. Namun, belum banyak tumbuh pola hubungan baru dengan pemerintah daerah.

Padahal, untuk memecahkan permasalahan ekonomi daerah di masa krisis seperti saat ini dibutuhkan dukungan pemikiran para sarjana ekonomi.

"Krisis ini belum bisa diketahui kapan akan selesai, sehingga dibutuhkan strategi. Bukan hanya memecahkan permasalah saat ini saja, tetapi dipersiapkan tenaga ekstra, sehingga tidak memunculkan pemasalahan baru," kata Darmin.







BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA