Wednesday, 6 Jumadil Awwal 1444 / 30 November 2022

Inilah 10 Mitos Menyesatkan Soal Diet, Apa Saja? (1)

Rabu 13 Jun 2012 12:08 WIB

Red: Endah Hapsari

Diet ketat (ilustrasi)

Diet ketat (ilustrasi)

Foto: .

REPUBLIKA.CO.ID, Saat ingin menurunkan berat badan, ada saja orang yang masih memegang mitos lama. Sayangnya, mitos itu lebih sering salah kaprah. Apa saja mitos itu? Ini dia di antaranya:

Diet instan dengan pil atau obat diet
Berikan satu jenis obat ampuh saja maka saya akan jadi kurus dan cantik seperti ‘cinderella’. Benarkah demikian? Jika benar ada satu jenis obat ampuh yang membuat orang langsung kurus, berarti persentase penderita obesitas dan masalah kegemukan negara maju seperti AS dan Australia adalah 0 persen. Karena pusat riset penelitian dan kebanyakan obat yang dijual di Indonesia adalah ide dan produk impor dari negara-negara maju tersebut. Kenyataannya, sampai saat ini AS dan Australia, adalah termasuk negara-negara yang masih berjuang melawan obesitas.
Dengan dosis obat tinggi, keberhasilanku lebih tinggi
Andaikan  saja dosis obat yang diberikan lebih tinggi saja, saya akan lebih cepat langsing. Benarkah demikian? Tanyakan dahulu pada diri anda, apakah beneficial effect dari obat lebih tinggi dari side effect obat? Cari tahu, bagaimana cara kerja obat pada anda? Dosis obat yang tinggi tidak selalu menjamin anda akan lebih cepat kurus. Sebaliknya, tanyakan seberapa seriuskah anda mengatur diet anda dan merangkul gaya hidup sehat. Atau tanyakan pada anda, sudah siapkah anda hidup sehat tanpa bantuan obat berdosis tinggi?
Lewatkan waktu makan
Contohnya dengan tidak makan pagi, tidak makan siang atau tidak makan malam. Benarkah demikian? Tidak. Melompati salah satu jam makan justru akan membuat kelaparan, bahkan tak jarang sakit maag kambuh. Melompati jam makan justru membuat metabolisme tubuh melambat, yang berarti memperlambat pembakaran kalori. Buktinya, tubuh pasti akan terasa lemas bukan? Kecuali karena alasan dan tujuan puasa, janganlah melompati jam makan hanya untuk mengurangi berat badan.
Merokok
Merokok membuat lebih kurus. Seberapa jauhkah Anda siap menanggung risiko kesehatan dari kebiasaan rokok untuk sebuah badan yang cantik, bila cantik yang sehat adalah yang anda cari?
Diet kilat
Benarkah demikian? Diet dengan penurunan badan yang cepat dan memaksa justru memperlambat metabolisme badan dan akan mempercepat kenaikan berat badan.

sumber : shape-indonesia.com
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA