Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Polisi di Perbatasan Karimun akan Dipersenjatai

Senin 19 Mar 2012 21:45 WIB

Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

REPUBLIKA.CO.ID, KARIMUN - Polisi di Kecamatan Durai, Kabupaten Karimun, yang berbatasan dengan negara tetangga segera dipersenjatai demikian Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, Brigjen Pol, Jotje Mende, menyatakan. "Kami akan evaluasi mengenai personel yang bertugas di pos-pos perbatasan seperti di daerah ini," kata Kapolda saat mendampingi Gubernur Kepri Muhammad Sani dalam tatap muka bersama warga Kecamatan Durai di Durai, Senin (19/3).

Pernyataan Kapolda itu menjawab masukan warga yang dalam tatap muka itu menyampaikan bahwa polisi yang bertugas di daerah itu tidak bersenjata, sementara Kecamatan Durai yang berada di perbatasan dan terdiri atas pulau-pulau rawan tindak kejahatan meski tidak setinggi daerah perkotaan.

"Tadi saya sudah menanyakan kepada Kapolres Karimun (AKBP Benyamin Sapta), ternyata polisi yang bertugas tanpa senjata itu tidak lulus psikotes sebagai salah satu syarat untuk dipersenjatai," katanya. Karena itu, lanjut Jotje, pihaknya akan menginstruksikan Kapolres untuk kembali menggelar psikotes sehingga mereka dinyatakan layak memegang senjata.

"Mungkin sewaktu mengikuti psikotes yang lalu belum lulus karena ada masalah. Kalau dalam psikotes ulang nanti tidak lulus juga, maka kami akan menggantinya dengan personel yang telah memiliki senjata," ujarnya. Ia mengatakan, personel yang bertugas di pos-pos, terutama daerah perbatasan sudah seharusnya dipersenjatai agar pelayanan kamtibmas terhadap masyarakat lebih maksimal.

Di Pos Polisi Durai, lanjut dia, saat ini bertugas dua polisi, sedangkan di setiap desa juga ditugaskan satu polisi yang merupakan bagian dari program polisi desa. "Program satu desa satu polisi itu diharapkan dapat memberikan fungsi pengamanan kepada masyarakat. Kami juga telah melaksanakan program polisi masyarakat (Polmas) yang berperan sebagai mitra sekaligus pengayom masyarakat," ujarnya.

Selain itu, kata Kapolda, pihaknya juga sedang mengkaji peningkatan status Pos Polisi Durai menjadi Polsek untuk memperpendek rentang kendali pelayanan kamtibmas. "Pendirian Polsek di Durai masih dibahas dan dipertimbangkan," kata dia.

Kapolsek Moro-Durai AKP Patar Hutagaol mengatakan, jumlah polisi yang bertugas di Kecamatan Durai dan Moro sebanyak 20 orang. "Sarana transportasi sepenuhnya dengan kapal laut karena sebagian besar desa berada di pulau," katanya.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA