Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Sunday, 19 Safar 1443 / 26 September 2021

Redknapp Bantah Perpanjang Kontrak

Sabtu 10 Mar 2012 16:49 WIB

Rep: Irfan Fitrat/ Red: Hazliansyah

Harry Redknapp

Harry Redknapp

Foto: Alastair Grant/AP

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Masa depan pelatih Tottenham Hotspur, Harry Redknapp, masih mengundang tanda tanya. Pelatih berusia 65 tahun itu belum memutuskan apa yang akan menjadi pilihannya.

Saat ini, Redknapp memang masih berkonsentrasi mengangani Spurs. Namun di satu sisi, namanya terus dikaitkan sebagai calon pengganti Fabio Capello di kursi kepelatihan tim nasional. Tetapi, pelatih kelahiran London itu belum membuat keputusan. Apakah akan bertahan bersama skuat the Lilywhites atau bergabung dengan tim nasional.

Asosiasi Sepakbola Inggris (FA) dikabarkan sudah menyusun daftar sejumlah nama sebagai kandidat pelatih skuat the Three Lions. Namun FA juga urung mengumumkannya karena masih menunggu hingga akhir musim. Sementara itu, Redknapp pun belum menunjukkan gelagat untuk segera mentukan masa depannya.

Kabar yang berkembang, Chairman Tottenham Hotspur, Daniel Levy, sudah bersiap memperpanjang kontrak pelatih berjuluk 'Houdini' itu. Redknapp sendiri hanya menyisakan masa kontrak hingga akhir musim depan. Namun mantan pelatih Portsmouth itu membantah adanya pembicaraan mengenai kontrak baru.

"Dia (Levy) belum pernah memberikan penawaran terkait kontrak untuk saat ini," kata Redknapp seperti dilansir ESPN Soccernet, akhir pekan ini. Meskipun, ia katakan, hampir setiap hari dirinya menjalin komunikasi dengan Levy. Bahkan Levy pun, menurutnya, sudah mengatakan ingin mempertahankan dirinya di White Hart Lane.

Kontrak Redknapp memang masih tersisa satu musim lagi. Akan tetapi, ia tidak khawatir dengan hal itu. Ia pun tidak ingin berusaha menekan pihak klub agar segera memperbaharui kontraknya. "Tidak pernah itu muncul dalam pembicaraan," katanya.


sumber : soccernet
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA