Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Wednesday, 18 Zulhijjah 1442 / 28 July 2021

Kebersihan Lingkungan Kurang, Puluhan Warga Terserang Kusta

Kamis 26 Jan 2012 15:19 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUM - Penyakit kusta masih mengancam warga Kabupaten Sukabumi. Tercatat, dari 2011 hingga awal 2012 ini ada 40 orang warga yang terjangkit penyakit tersebut.

Kusta atau lepra merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae.  Tanda umum penyakit kusta bermacam–macam, namun rata-rata diawali dengan adanya bercak tipis seperti panu yang menyebar pada bagian tubuh.

‘’Puluhan penderita kusta tersebar di 14 kecamatan,’’ ujar Kepala Seksi Pengendalian Penyakit Menular (P2M), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Yogi Rosbianto, Kamis (26/1). Di antaranya terdapat di Kecamatan Lengkong, Simpenan, dan Cikidang.

Yogi menuturkan, jumlah penderita kusta yang paling banyak terdapat di Kecamatan Cikidang sebanyak delapan kasus. Tempat kedua diduduki Kecamatan Simpenan sebanyak tujuh kasus.

Penyebaran kusta sepanjang satu tahun terakhir ini, ungkap Yogi, telah merambah dua kecamatan yang sebelumnya bebas penyakit tersebut. Dua kecamatan itu adalah Kecamatan Cicantayan dan Sukalarang.

Penambahan daerah endemis ini, sambung Yogi, harus diwaspadai semua pihak. Namun, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, maka kasus penyakit kusta sebenarnya mengalami penurunan. Pada 2010 lalu, kasus kusta yang ditemukan mencapai 52 orang penderita.

Lebih lanjut Yogi menuturkan, penderita kusta terdiri atas anak-anak hingga orang dewasa. Saat ini puluhan penderita kusta telah menjalani pengobatan dari dokter. Di samping itu mereka mendapatkan pantauan tim medis kecamatan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA