Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Coba-coba Sogok Polisi, Pencuri Motor Ini Justru Ditangkap

Ahad 22 Jan 2012 01:03 WIB

Red: Endah Hapsari

Curi motor (ilustrasi)

Curi motor (ilustrasi)

Foto: reskrimum.metro.polri.go.id

REPUBLIKA.CO.ID, NEGARA---Gara-gara coba menyuap polisi, BJB (15 tahun) justru ditangkap pihak berwajib. Ceritanya dimulai ketika BJB berusaha masuk pelabuhan melalui Pos II di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, yang sebenarnya berfungsi sebagai pintu keluar areal pelabuhan.

Polisi yang berjaga di pos itu menghentikan laju motor bernomor polisi DK-2485-FM yang dikendarai pelaku. Saat diperiksa, pelaku hanya bisa menunjukkan STNK sepeda motor tersebut atas nama Ni Luh Suriani yang beralamatkan di Kerobokan, Denpasar.

Pelaku yang tinggal di Desa Ngudi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, itu tak membawa SIM dan mencoba memberikan sejumlah uang kepada petugas. "Anggota saya menolak uang suap itu. Justru mereka bertambah curiga atas pemberian uang itu," kata Kepala Polsek Kawasan Laut Gilimanuk, Kompol Made Prihenjagat.

Dalam pemeriksaan petugas, pelaku telah mencuri sepeda motor tersebut di Kabupaten Tabanan. Namun sebelumnya, pelaku mengelak dengan mengatakan bahwa sepeda motor tersebut milik Kadek, temannya yang bekerja di tempat pencucian sepeda motor di Tabanan.
Pelaku membawa kabur sepeda motor itu sekitar pukul 05.30 WITA pada saat korban tertidur dan kunci kontaknya diletakkan di atas pesawat televisi.
Selain sepeda motor, BJB juga mengambil dompet milik Kadek yang berisi uang Rp 50 ribu dan telepon seluler merek Nexian.
Uang hasil curian itu dia gunakan untuk membeli bensin dan sisanya untuk menyuap polisi.
Sampai saat ini pelaku bersikeras bahwa motor tersebut dia pinjam dari temannya. Ada-ada saja.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA