Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

Tuesday, 6 Syawwal 1442 / 18 May 2021

PPP: Poros Tengah Dibutuhkan untuk Menyepakati UU Pemilu

Rabu 02 Nov 2011 20:40 WIB

Rep: Erdy Nasrul/ Red: Chairul Akhmad

Lambang PPP

Lambang PPP

Foto: warta-rakyat.com

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menilai poros tengah sangat dibutuhkan untuk mencapai kesamaan persepsi terkait Undang-Undang (UU) Pemilu. Banyak hal kontroversial di UU tersebut karena berbenturan dengan kepentingan banyak parpol.

Sekjen PPP, Mochammad Romahurmuziy, menyatakan poros tengah akan konsentrasi membahas kursi per dapil, sisa suara, cara memilih, dan pembatasan dana kampanye. "Jadi banyak yang akan dibahas," jelasnya.

Pihaknya tidak sepakat dengan pendapat-pendapat parpol besar yang diperkirakannya akan memberangus parpol kecil, karena dinilai hal tersebut akan mengancam demokrasi.

Dia mengatakan pembahasan UU Pemilu seharusnya mengedepankan kepentingan semua parpol dan masyarakat, tidak hanya segelintir parpol besar. "Suara minoritas pun perlu didengar," ujarnya.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA