Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

AS Bakal Veto Deklarasi Kemerdekaan Palaestina

Jumat 26 Aug 2011 06:50 WIB

Red: Djibril Muhammad

Bendera Palestina

Bendera Palestina

REPUBLIKA.CO.ID, Para responden dalam polling yang digelar PressTV menyatakan bahwa upaya pemerintah Palestina untuk menggalang dukungan terhadap deklarasi kemerdekaan dan keanggotaan Palestina di PBB akan diveto oleh Amerika Serikat.

Berdasarkan survey yang dilakukan terhadap 10,787 orang itu, 47 responden menyatakan bahwa Palestina akan mendapat dukungan mayoritas pada voting, namun hasil voting tersebut akan diveto oleh Amerika Serikat.

Sebanyak 24 persen responden berpendapat bahwa Amerika Serikat dan Israel akan mencegah pengajuan permohonan keanggotaan Palestina dalam sidang Majelis Umum PBB pada September mendatang.

Sekitar 13 persen responden menyatakan bahwa permohonan Otorita Palestina akan gagal menggalang dukungan menyusul tekanan hebat dari Washington dan Tel Aviv.

Hanya 16 persen responden yang berpendapat bahwa Palestina akan menjadi anggota PBB dan menjadi negara merdeka.

Sebelumnya, Pemimpin Otorita Ramallah, Mahmoud Abbas menyatakan akan mengajukan keanggotaan dalam PBB pada 20 September mendatang yang sekaligus mendeklarasikan kemerdekaan Palestina.

Rencana tersebut telah memantik kegeraman Amerika Serikat, Israel dan sejumlah negara aliansi Barat. Washington sendiri telah mengancam akan menggunakan hak istimewanya, veto, terhadap rencana Abbas.

Hingga kini lebih dari 100 negara secara resmi mengakui kedaulatan Palestina berdasarkan perbatasan pada tahun 1967, yaitu perbatasan sebelum Israel merampas Baitul Maqdis timur (Jerusalem), Tepi Barat Sungai Jordan, dan Jalur Gaza.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA