Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Sabtu, 20 Safar 1441 / 19 Oktober 2019

Bahaya Makanan di Luar Rumah

Rabu 19 Jul 2017 19:04 WIB

Red: Esthi Maharani

Makan dalam kemasan styrofoam

Makan dalam kemasan styrofoam

Foto: Dailytech

REPUBLIKA.CO.ID, Dokter ahli gizi dr. Monica Joice Viona Prasvita, M.Gizi, SpGK, mengatakan bahwa makanan jadi yang dibeli di luar rumah berisiko tinggi terkontaminasi bakteri, bahkan mengancam kesehatan tubuh. Ia membedakan makanan jadi dalam dua macam yaitu makanan yang telah tersedia di display dan makanan jadi yang dimasak langsung.

"Kalau makanan jadi di display, dia rentan terkontaminasi, karena makanan yang dibiarkan di luar kulkas lebih dari dua jam dengan suhu antara 30 sampai sekitar 60 derajat itu bakteri bisa tumbuh," ujar dia, Rabu (19/7).

"Semakin lama dia di luar, makin cepat bakteri tumbuh," sambung dia.

Sedangkan makanan jadi yang dimasak langsung, menurut dokter Monica, lebih rendah terkontaminasi karena dia di suhu panas. Namun, ada bahaya lain yang mengancam.

"Tetapi kemudian menjadi bahaya lagi adalah si bahan pembungkusnya. Kalau tidak pakai styrofoam, pakai plastik," kata dr. Monica.

Tidak hanya itu, cara memasak juga dapat membahayakan tubuh. Oleh karena itu, dia menyarankan untuk memasak sendiri makanan yang akan dikonsumsi.

"Cara memasaknya, biasanya banyak minyak jadi kalori tinggi. Volumenya sama, kalori tinggi, tapi kalau masak sendiri kita bisa kira-kira minyaknya," ujar dr. Monica.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA