Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

Minggu, 11 Rabiul Akhir 1441 / 08 Desember 2019

samba 2014

Sejarah Tango vs Panser

Ahad 13 Jul 2014 16:00 WIB

Red: operator

Partai puncak Piala Dunia 2014 mem pertemukan dua rival abadi, Argen tina dan Jerman. Meng ingat sejarah pertemuan keduanya di Piala Dunia, partai yang berlangsung di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Senin (14/7) dini hari WIB, menjanjikan pertarungan seru.

Melihat pertemuan kedua tim di pentas Piala Dunia, Jerman lebih unggul dari Argentina. Dari enam kali pertemuan, Panser tiga kali meraih kemenangan. Sedangkan, tim Tango hanya sekali menang.
Dua sisanya berakhir imbang.

Sementara itu, jika yang menja di acuannya pertemuan pada final Piala Dunia maka Jerman dan Ar gentina sama kuatnya. Dari dua per temuan di final Piala Dunia 1986 dan 1990, kedua tim saling berbagi kemenangan.

Jerman 3-1 Argentina (Pe nyisihan grup Piala Dunia 1958)
Pertemuan pertama kedua tim di ajang Piala Dunia terjadi pada 1958 di Swedia. Tim Panser yang masih bernama Jerman Barat meraih kemenangan 3-1 atas tim Tango di babak penyisihan grup berkat dua gol Helmut Rahn dan satu gol tambahan Uwe Seeler.

Berada satu grup dengan Irlandia Utara dan Cekoslowakia, Argentina menjadi pesakitan dengan menjadi juru kunci. Sedang kan, Jerman Barat menjadi juara grup didampingi Irlandia Utara.

Jerman 0-0 (Penyisihan grup Piala Dunia 1966)
Hasil imbang pertama pertemuan Jerman Barat dan Argentina di ajang Piala Dunia terjadi pada 1966 di Inggris. Albiceleste dan Die Mannschaft bermain imbang tanpa gol pada fase penyisihan grup.

Berada satu grup dengan Spanyol dan Swiss, tim Panser dan Tango melaju ke babak selanjutnya setelah sama-sama mengumpulkan lima poin di akhir laga.

Jerman 2-3 Argentina (Final Piala Dunia 1986)
Pertemuan pertama Argentina dengan Jerman di partai final terjadi pada Piala Dunia Meksiko 1986. Bertanding di Stadion Azteca, tim Tango yang kala itu dimotori Diego Armando Maradona berhasil menundukkan Jerman Barat de ngan skor 3-2.

Laga tersebut layak disebut dramatis karena Argentina unggul ter lebih dahulu melalui Jose Luis Brown pada menit ke-23 dan Jorge Valdano 33 menit berselang. Keunggulan selisih dua gol ini pun bertahan hingga menit ke-73.

Namun, yang terjadi setelah itu adalah di luar dugaan. Tim Panser yang dikenal memiliki mental kuat berhasil menyamakan kedudukan berkat kejelian menyelesaikan umpan sepak pojok dan bukan melalui skema permainan terbuka.

Karl-Heinz Rummenigge mem buka harapan Jerman Barat de ngan mencetak gol pada menit 74.Tujuh menit setelahnya, giliran Rudi Voeller yang mencetak gol kedua. Skor 2-2 saat laga tersisa sembilan menit saja.

Keberuntungan Jerman ternyata hanya terhenti sampai di situ.Lima menit menjelang pertandingan usai, Argentina berhasil mengunci gelar juara setelah Jorge Burruchaga membuat gol pamung kas usai memanfaatkan umpan matang Maradona.

Jerman 1 0 Argentina (Final Piala Dunia 1990)
Final kedua yang dilakoni Argentina dan Jerman Barat ialah pada Piala Dunia 1990. Laga juga ber lang sung dramatis karena Argen tina mengakhiri pertandingan de ngan sembilan pemain di lapangan.

Wasit Meksiko Edgardo Codesal memberi kartu merah Pedro Monzon pada menit ke-65. Menjelang per tandingan usai giliran Gustavo De zotti yang meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Jerman akhirnya me nang 10 lewat gol penalti Andreas Brehme pada menit ke-85 dan Maradona pun menangis di tengah lapangan Stadion Olimpico Roma, Italia, pada akhir pertandingan.

Jerman 1-1 (adu penalti 4 2) Argentina (Perempat Final Piala Dunia 2006)
Saat Jerman menjadi tuan rumah pada perhelatan Piala Dunia 2006, mereka kembali mempecundangi Argentina. Kali ini, pemenang ditentukan lewat drama adu penalti setelah skor 1-1 bertahan sepanjang 120 menit.

Tim Tango sebenarnya berhasil unggul terlebih dahulu pada awal babak kedua, tepatnya pada menit ke-49. Bek Albiceleste kala itu, Roberto Ayala, berhasil merobek gawang Der Panzer yang dikawal Jens Lehmann.
Namun, dewi fortuna menghinggapi wakil Eropa itu 10 menit menjelang laga usai. Miroslave Klose sukses menyamakan kedudukan dan memaksa pertandingan diterus kan hingga babak adu penalti.

Pada adu tos-tosan ini, dua dari empat algojo Argentina, Ayala dan Esteban Cambiasso gagal me nunaik an tugasnya. Sedangkan, seluruh algojo tim Panser sukses menjalankan tugasnya.

Jerman 4-0 Argentina (Perempat Final Piala Dunia 2010)
Argentina kembali harus `gigit jari' ketika bertemu Jerman di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Lio nel Messi dan kawan-kawan yang saat itu dilatih Maradona dipermak 0-4 oleh tim Panser yang saat itu telah dilatih Joachim Loew.

Jerman unggul cepat saat laga baru berlangsung tiga menit lewat Thomas Mueller. Gol tersebut mem buat Argentina tersentak dan ber balik mengurung pertahanan tim Panser.

Akan tetapi serangan balik Jer man berhasil membuat Argentina kocar-kacir. Dua gol Miroslav Klose dan Arne Friedrich pun `membunuh' Argentina. rep:c79 ed:fernan rahadi

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA