Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Keistimewaan Ramadhan

Jumat 27 Jun 2014 16:18 WIB

Red:

oleh:Prof Nasaruddin Umar -- Ada pakar sejarah mengatakan, sejarah Islam ialah sejarah Ramadhan. Sebab, hampir semua peristiwa monumental dalam lintasan sejarah umat Islam terjadi saat Ramadhan. Bulan Ramadhan betul-betul penuh rahmat dan berkah. Selain di dalamnya difardhukan puasa sebagai salah satu rukun Islam, seperti disebutkan dalam ayat, "Hai orang-orang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,"(QS al-Baqarah [2]:183) juga terjadi berbagai peristiwa menakjubkan.

Pertama, Ramadhan merupakan saat pertama turunnya ayat suci Alquran sekaligus menandai pelantikan Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul. Kedua, kemenangan besar pasukan Rasulullah  dalam Perang Badar yang bersejarah itu terjadi ketika Ramadhan. Tepatnya, 17 Maret 624M/17 Ramadhan 7 H. Kalau saja Nabi kalah dalam peperangan ini, mungkin tamat riwayat sejarah Islam saat itu. Ketiga, perebutan kembali Kota Makkah (fathu Makkah) terjadi pada Ramadhan 8 H. 

Kaum kafir Quraisy Makkah pernah mengusir Nabi ke Yatsrib atau Madinah. Keempat, Perjanjian Tsaqif yang monumental tersebut terjadi pada Ramadhan 9 H. Kelima, diplomasi Qadasiayah yang membawa keuntungan besar bagi umat Islam terjadi pada Ramadhan 15 H.

Keenam, peristiwa penting lainnya, yakni perang dan penaklukan Kota Rodesia, berlangsung pada Ramadhan 53 H. Ketujuh, perang dan penaklukan Kota Andalusia, Spanyol, juga terjadi saat Ramadhan, yaitu pada 91 H. Kedelapan, setahun kemudian, tepatnya 92 H, umat Islam secara menyeluruh berhasil menaklukkan kota-kota di Spanyol. Peristiwa kesembilan adalah runtuntuh daulat Bani Umayyah yang dinilai sudah korup digantikan Bani Abbasiyah, Ramadhan 132 H.

Kesepuluh, pemisahan diri Mesir dari Dinasti Abbasiyah, Ramadhan 253 H. Kesebelas, pendirian Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, yang merupakan universitas Islam di dunia pada Ramadhan 361 H oleh Dinasti Fatimyah (Syiah). Keduabelas, pasukan Salahuddin al-Ayyubi menghalau pasukan Salib dan merebut Kota Surya, Ramadhan 584 H. Ketigabelas, pasukan Salib dihalau dan dikalahkan di Baibars, Ramadhan 675 H. Keempatbelas, beberapa negara Islam merdeka dari penjajah pada Ramadhan, termasuk di dalamnya adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang  memproklamirkan kemerdekaannya bertepatan dengan 17 Agustus 1945. Kelimabelas, sejumlah kerajaan lokal di kepulauan nusantara menyerah kepada sistem pemerintahan bercorak Islam (Sulthan).

Di antaranya, Kerajaan Bone, Sulawesi Selatan, yang merupakan kerajaan terakhir di kawasan Timur Indonesia menyerah ke pemerintahan baru bercorak yang Islam. Mungkin, masih banyak peristiwa lain yang terjadi pada Ramdhan yang tak sempat dicatat.

Peristiwa demi peristiwa menakjubkan itu sulit dikatakan sebagai peristiwa kebetulan karena terlalu banyak peristiwa penting terjadi di dalamnya. Tentu, peristiwa sedemikian itu bukan hanya terjadi pada masa lampau, tetapi juga akan terjadi pada diri kita.

Terutama, yang meyakini puasa sebagai rahmat dan hidayah Allah SWT. Rasulullah menunjukkan banyak hikmah di balik puasa, termasuk memelihara kesehatan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA