Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

Saturday, 28 Jumadil Akhir 1441 / 22 February 2020

HAJI KHUSUS- Naila Wisata Tour & Travel, Paket Haji Khusus Lebih Murah

Rabu 24 Aug 2016 15:00 WIB

Red:

Untuk program haji khusus, Naila Wisata Tour & Travel menawarkan paket yang relatif murah dibandingkan biro perjalanan umrah dan haji lainnya. Pihaknya hanya memiliki satu paket untuk program haji khusus, dengan harga 9.000 dolar AS untuk satu kamar empat orang.

Apalagi, menurut Direktur Utama Naila Wisata Tour & Travel, Taufiqurrahman, tahun ini Naila tidak menaikkan harga karena memang nilai dolar AS yang tinggi. Untuk program haji biaya yang dibebankan kepada jamaah relatif sama dan tidak terlalu jauh dengan batas minimal yang ditetapkan pemerintah senilai 8.000 dolar AS.

Naila Wisata tahun ini hanya memberangkatkan delapan jamaah haji khusus. Dengan begitu, penerbangan dan fasilitas lainnya bergabung dengan biro perjalanan lain dengan sistem konsorsium sesuai dengan aturan Kementerian Agama.

Taufiq mengatakan, rencananya jamaah haji akan berangkat pada Sabtu (3/9) dan akan berada di sana selama 28 hari. "Kami berangkat bersama travel lain karena jamaah kurang dari seratus orang jadi harus konsorsium," kata dia kepada Republika.

Kuota jamaah haji yang diberangkatkan Naila sesuai dengan jamaah yang mendaftar di biro perjalanan dan data entri dari Siskohat sesuai tahun keberangkatan. Biasanya memang setiap tahun, kuota yang didapatkan Naila tidak terlalu banyak sekitar 10-20 orang calon jamaah haji (calhaj) saja.

Meskipun memiliki harga paket yang relatif murah dibandingkan biro lain, pelayanan kepada jamaah haji khusus tetap mendapatkan fasilitas bintang lima. Untuk hotel di Makkah, jamaah Naila akan menginap di Grand Zamzam sedangkan di Madinah menginap di Movenpick.

Konsumsi yang diberikan kepada calhaj sesuai dengan pelayanan hotel dan muasasah untuk di tenda Armina. Untuk transportasi darat, kedelapan jamaah haji bersama dengan jamaah haji konsorsium akan bersama-sama menggunakan bus yang telah disewa selama di Saudi.

Sementara itu, untuk tenda di Arafah dan Mina, calhaj khusus Naila akan menempati maktab 101 yang dekat dengan lokasi lontar jumrah. Penerbangan nantinya akan menggunakan Garuda Airlines menuju Jeddah.

Sebelum berangkat, seluruh jamaah akan berkumpul di Hotel Ibis Bandara Soekarno-Hatta. "Kami memberikan fasilitas menginap satu malam di Hotel Ibis bagi jamaah haji yang berasal dari luar Jabodetabek," ujarnya.

Jamaah haji Naila tahun ini memang berasal dari luar Jabodetabek seperti Surabaya, Makassar, dan Padang. Tahun ini, Naila tidak mengirimkan pemandu dari bironya karena jumlah jamaah yang sedikit. Pihaknya telah memercayakan kepada konsorsium yang bersama dengan Naila. 

Berdasarkan ketentuan, setiap seratus jamaah mendapatkan satu dokter, satu pembimbing haji, satu ketua rombongan, dan satu pemandu. Sebelum berangkat, seluruh jamaah telah mendapatkan manasik haji selama tiga hari dua malam di Puri Indah.

Selama pelaksanaan ibadah haji, Naila tidak memiliki program tur khusus. Kegiatan ibadah haji dimulai pada 8 Dzulhijah dengan bermalam di Mina, Wukuf di Arafah pada 9 Dzulhijah dan berakhir setelah melempar jumrah pada 10 Dzulhijah.   Oleh Ratna Ajeng Tejomukti, ed: Endah Hapsari

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA