Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Saturday, 19 Rabiul Awwal 1441 / 16 November 2019

Aplikasi Teknologi Penopang Kinerja Industri Migas

Senin 30 May 2016 14:15 WIB

Red:

Perhelatan 40th Indonesian Petroleum Association (IPA) Convention and Exhibition 2016 telah berakhir pada Jumat (27/5). Terdapat sisi lain yang menarik dari gelaran yang dihelat di Jakarta Convention Center tersebut.

Salah satunya adalah keberadaan sejumlah peserta pameran yang menyediakan aplikasi berbasis Android maupun website untuk menunjang kinerja industri minyak dan gas (migas). Salah satunya nrgEDGE.

Perusahaan asal Singapura tersebut memiliki slogan "Network. Career. Journey". Dari slogan ini, sudah dapat terlihat maksud dan tujuan dari nrgEDGE.

Chief Technology Officer nrdEDGE Mohammad Khalid menjelaskan, aplikasi ini dibuat dengan latar belakang bahwa industri migas diisi oleh persona-persona berpengalaman. Pada sisi lain, banyak orang yang ingin masuk dan berkecimpung dalam industri tersebut.

Dan generasi sekarang, lanjut Khalid, sangat akrab dengan teknologi berbentuk mobile apps yang juga disertai aplikasi media sosial. "Ini jadi alat yang sangat baik. Jadi, mengapa kami tidak menggunakannya untuk industri migas?" ujarnya kepada Republika.

Menurut Khalid, nrgEDGE diharapkan dapat membuat pengguna bisa saling terkoneksi. Sebab, informasi yang tersedia di dalamnya teramat beragam.

Semisal, profil perusahaan, ketersediaan proyek, hingga berita-berita seputar industri migas. Semua ini disediakan mengingat industri migas memiliki latar belakang orang-orang sangat beragam.

Lebih lanjut, Khalid mengatakan, nrgEDGE akan terus mengembangkan fitur-fiturnya, salah satunya menyediakan CV daring yang dapat digunakan untuk melamar kerja. "Terbentuknya jaringan akan membuat segalanya lebih mudah di industri ini. Kesempatan akan datang," kata Khalid.

Selain nrgEDGE, terdapat pula aplikasi lain bernama Olivia yang dibuat PT Patra Nusa Data. Marketing IT Data Management and Tender Specialist PT Patra Nusa Data Zeth Charles menjelaskan, perusahaannya merupakan perpanjangan tangan pemerintah untuk melakukan pemeliharaan, pengelolaan, dan pemetaan data untuk data-data terbuka yang siap dipublikasikan ke investor.

Data-data informasi hulu, mulai dari hasil survei, data pengeboran sumur, dan kajian-kajian lainnya. "Karena ada keterbatasan usia data karena suatu saat harus kembali ke negara, untuk itu perlu pemeliharaan, pengelolaan, dan pemetaan data," ujar Charles.

Sebagai sarana untuk menarik minat investor, lanjut Charles, para pemangku kepentingan perlu menginformasikan ketersediaan data di Indonesia. Untuk itu, PT Patra Nusa Data menyiapkan sistem aplikasi yang daring untuk mempermudah investor melihat ketersediaan data.

Menurut Charles, siapa pun bisa mengakses data ini. Namun, untuk lebih detail, bisa menghubungi PT Patra Nusa Data untuk dilakukan kajian mendalam.

Jika cocok, akan diterbitkan lisensi oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Ke depan, perusahaan akan mengembangkan aplikasi ke dalam platform Android.

Aplikasi integrasi

PT Abyor Internasional merupakan gold partner SAP di Indonesia. SAP merupakan sistem aplikasi yang dikembangkan SAP AG Jerman.

Aplikasi ini digunakan untuk memproses semua data yang diperlukan untuk mengelola sumber daya perusahaan. Terdapat tiga modul besar, yaitu finance (keuangan), logistic (logistik), dan human resource (SDM).

Marketing and Alliance Manager PT Abyor International Fauzi Utomo menjelaskan, segala proses yang terkait dengan tiga modul di atas akan saling memengaruhi. "Semua sistem terintegrasi, real time, dan update terus," katanya.

Menurut Fauzi, bentuk aplikasi ini adalah lisensi untuk kemudian diimplementasikan pada perusahaan-perusahaan. "Jika perusahaan tertarik, kita POC (proof of concept) dulu. Kita melihat proses bisnisnya seperti apa," ujarnya.

Lebih lanjut, Fauzi menyebut, sejumlah perusahaan migas nasional dan internasional seperti Pertamina telah menggunakan SAP yang disediakan via PT Abyor Internasional. Semisal, Pertamina, SKK Migas, hingga Inpex Corporation.  Oleh Muhammad Iqbal

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA