Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Sunday, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Indonesia U-19

Perjuangan Dimulai

Kamis 09 Oct 2014 16:00 WIB

Red: operator

Timnas U-19

Timnas U-19

Timnas U-19 Indonesia akan mencoba mewujudkan mimpi lolos ke Piala Dunia U-20

Hari ini akhirnya tiba. Hari ketika timnas U-19 Indonesia akan memperjuangkan cita-citanya lolos ke Piala Dunia U-20 di Selandia Baru tahun depan.

Ya, skuat Indra Sjafri akan memulai perjalanannya di turnamen Piala Asia U-19 yang digelar di Myanmar 9-23 Oktober ini.

Setahun sudah persiapan dilakukan.

Tanpa terasa, sudah setahun lebih sejak masyarakat Indonesia menyaksikan Evan Dimas dan kawan-kawan mengangkat trofi Piala AFF U-19 yang digelar di Sidoarjo September 2013 lalu.

Publik tentu juga belum lupa ketika dua pekan kemudian anak-anak muda itu memastikan tiket ke Piala Asia U-19. Apalagi, saat itu mereka mampu mengandaskan perlawanan sang juara bertahan, Korea Selatan, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pada Piala Asia U-19 ini, lawan-lawan berat macam Uzbekistan, Australia, dan Uni Emirat Arab (UEA) sudah menanti pada babak penyisihan Grup B. Namun, Indra Sjafri dan timnya pun sudah menyiapkan resep khusus untuk melewati adangan mereka.

Tujuan minimalnya adalah menembus babak semifinal, yang merupakan syarat minimal untuk meraih tiket ke Piala Dunia U-20.

Berbagai pertandingan uji coba sudah dilakoni Evan Dimas dan kawan-kawan dalam setahun ini, mulai dari Tur Nusantara tahap satu dan dua, tur Timur tengah, hingga tur ke Spanyol. Hasilnya memang tidak semuanya sesuai ekspektasi publik, seperti saat skuat Garuda Jaya gagal total pada turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014 di Brunei Darussalam Agustus lalu.

Meski demikian, optimisme Indra Sjafri seolah tak pernah pudar. "Kami sudah siap tempur di Piala Asia. Mohon doa dari masyarakat agar kami bisa mewujudkan mimpi besar Indonesia untuk tampil di Piala Dunia," kata Indra.

Optimisme. Ya, sikap itulah yang selama ini menjadi kunci kesuksesan perjalanan timnas U-19 di bawah tangan dingin pelatih berusia 51 tahun itu. Mungkin masih banyak pencinta sepak bola Tanah Air yang ingat bahwa sikap optimistislah di balik keberhasilan Ravi Murdianto dan kawan-kawan mengangkat trofi Piala AFF tahun lalu. Sebelum final melawan Vietnam, saat itu Indra Sjafri juga seolah hanya mendengungkan satu kalimat di benak para pemainnya: yakin pasti menang!

Agaknya hal itu pula yang coba disuarakan Indra di saat besarnya harapan masyarakat Indonesia terhadap prestasi Ravi Murdianto dan kawan-kawan di Myanmar. Indra mungkin menyadari betapa masif tekanan yang dirasakan skuatnya saat ini sehingga ia merasa perlu membakar lagi semangat mereka seperti saat turnamen di Sidoarjo tahun lalu.

Tentu tidak hanya optimisme bekal yang dimiliki Indra. Di dalam tim, ia sudah memiliki barisan staf pelatih yang siap membantunya lewat berbagai aspek, mulai dari fisik, taktik, sampai mental. Dari segi fisik, Indra memiliki kabar bagus, yaitu meningkatnya VO2 max (volume maksimal kadar oksigen yang diproses tubuh saat kegiatan intensif) para pemainnya dibandingkan dengan tahun lalu.

Sementara dari sisi taktik, timnas U-19 tampaknya sudah mantap dengan pilihan formasi 4-3-3 yang secara konsisten telah diterapkan sejak Piala AFF tahun lalu.

Sedangkan dari sisi mental, Hansamu Yama cs juga dalam kondisi bagus, terlebih setelah mereka berhasil melakoni tur ke Spanyol, yang membuat mereka sempat menjajal kekuatan tim junior Barcelona, Valencia, Real Madrid, dan Atletico Madrid.

Kini, barangkali yang diperlukan skuat timnas U-19 hanya tinggal doa. Tentu saja mereka juga butuh doa dari kita semua, masyarakat pencinta sepak bola di Tanah Air. Semoga saja perjuangan para penggawa Garuda Jaya di bumi Myanmar membuahkan hasil yang telah diimpi-impikan, yakni lolos ke Piala Dunia.  ed: fernan rahadi

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA