Tuesday, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Tuesday, 12 Rabiul Awwal 1440 / 20 November 2018

Via Blink, Penyanyi Cuek Bercita-Cita Desainer

Rabu 19 Aug 2015 16:00 WIB

Red:

Sejak usia lima tahun, Sivia Azizah mulai belajar menyanyi. Awalnya, kegiatan itu karena keinginan orang tuanya yang ingin menjadikan Via, sapaan akrab perempuan ini, agar tidak menjadi anak yang pemalu. Namun, lama kelamaan ia justru menikmati kegiatan tarik suara sebagai salah satu hobi.

"Aku suka nyanyi dari dulu. Waktu umur lima tahun, aku les nyanyi karena waktu itu pemalu banget. Eh, justru keterusan sampai sekarang," ujar Via.

Tanpa disangka, hobi ini pun membuka jalan karier Via sebagai penyanyi. Terpilih menjadi salah satu finalis pencarian bakat idola cilik pada 2008, perempuan kelahiran Jakarta, 14 Februari 1997, ini berhasil merebut posisi kedelapan.

Dari sana, perhatian jutaan banyak orang mulai tertuju pada Via yang dikenal memiliki karakter vokal yang khas. Pekerjaan sebagai seorang penyanyi pun sering ditawarkan kepadanya yang saat itu masih belia.

Via pun perlahan tumbuh menjadi seorang remaja. Meski demikian, bernyanyi adalah hal yang tak pernah ia tinggalkan, baik sebagai hobi maupun pekerjaan. Jenis lagu yang paling ia sukai adalah jazz.

Menurut Via, ketertarikannya terhadap genre lagu ini bermula dari mendengarkan musik yang sering diputar oleh kakaknya di rumah. "Jadi, kakak aku dari dulu juga sudah suka musik, terus mereka bilang, 'Via coba deh dengerin lagu ini,'" kata Via.

Bahkan, seiring berjalannya waktu, Via semakin eksis di industri musik Tanah Air. Pada 2011 ia bergabung menjadi anggota dari girlband Blink. Hingga saat ini, namanya pun dikenal sebagai Sivia Blink.

Tidak hanya menyanyi, setelah bergabung bersama Blink, Via pun mulai merambah dunia akting. Bersama dengan teman-teman Blink, yaitu Febby, Pricilla, dan Ify, keempatnya bermain dalam sinetron "Putih Abu-Abu".

Hobi Gambar

Selain bernyanyi, Via ternyata punya hobi yang tak pernah ditinggalkan sejak kecil. Hobi itu adalah menggambar.

Ia pun mengakui, menggambar desain baju serta konsep fashion lainnya adalah hal yang sangat disenangi. Karena itulah, Via mengatakan, telah sejak lama memiliki cita-cita untuk menjadi seorang desainer.

"Dari dulu, aku suka gambar ilustrasi fashion dan lama-lama aku merasakan, seru ya membuat sebuah desain untuk fashion, makanya aku ingin mengejar cita-citaku ini," kata Via.

Tanpa ragu, perempuan yang baru lulus sekolah menengah atas (SMA) Global Islamic School itu pun telah memutuskan untuk meneruskan pendidikan di bidang fashion design. Via mengatakan, September mendatang ia akan memulai perkuliahan di salah satu sekolah desain di Jakarta.

Saat ditanya bagaimana karirenya sebagai penyanyi setelah berkuliah nanti, Via menuturkan, akan tetap bergelut di dunia tarik suara yang telah membesarkan namanya. Namun, kesibukan sebagai penyanyi akan dikurangi karena ingin memprioritaskan pendidikan.

"Kegiatan nyanyi pasti tetap akan ada, tapi prioritas utama aku tetap pendidikan karena masih banyak cita-cita yang ingin aku capai selain nyanyi," jelas Via.

Harapan Via saat ini adalah dapat memulai perkuliahan dengan lancar dan bisa segera menjadi seorang desainer, seperti impiannya selama ini. "Impian aku ingin segera jadi desainer yang cool dan pastinya menjalani kuliah dengan lancar, juga mudah-mudahan bersama dengan Blink tetap lancar," ungkap Via.

Suka Gaya Cuek dan Tomboi

Meski menjadi penyanyi dan memiliki cita-cita sebagai seorang desainer, Via mengaku, tidak terlalu memperhatikan penampilan dengan seksama. Misalnya, harus memakai make up saat bepergian. "Aku tiap keluar enggak wajib pakai make up sih, cuek aja kecuali kalau tiba-tiba ada acara, baru aku poles sedikit," ujar Via.

Bagi Via, make up yang ideal baginya adalah yang tipis dan lebih menonjolkan kecantikan alami. Karena itu, biasanya ia hanya menggunakan bedak, perona pipi, eye liner, dan maskara saat bepergian.

Hobi fashion yang Via miliki pun, lebih cenderung ke arah tomboi. Ia mengaku, sangat gemar mengoleksi kaus dan jins robek. Ia juga menyukai lipstik dengan warna yang jauh dari kesan lembut, seperti yang identik digunakan oleh perempuan feminim, misalnya, nude, pink, dan warna cerah lainnya.

"Aku lebih suka lipstik dengan warna-warna gelap, seperti hitam, merah marun, dan ungu tua. Sampai sekarang, sudah cukup banyak sih koleksi warna-warna seperti ini, meski gak sebanyak make up artist," ungkap Via.

n ed: mansyur faqih

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA