Saturday, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Saturday, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

BTN Tingkatkan Pembiayaan Perumahan

Jumat 30 Dec 2016 16:00 WIB

Red:

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (BTN) menggandeng tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) guna memaksimalkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepada karyawan serta masyarakat umum. Ini juga bertujuan agar target pengadaan satu juta rumah terpenuhi.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, kerja sama ini untuk meningkatkan penghimpunan dana dan penyaluran kredit perseroan.''Selain itu, meningkatkan pasokan rumah,'' katanya dalam acara penandatanganan kerja sama, di Jakarta, Kamis (29/12).

Tujuh BUMN yang bermitra dengan BTN adalah PT Bukit Asam, Reasuransi Indonesia Utama, PT Pembangunan Perumahan (PTPP), PT Semen Indonesia, PT Permodalan Nasional Madani, Perum Perumnas, dan BPJS Ketenagakerjaan.

Salah satu bentuk kerja sama itu memberi kesempatan bagi puluhan ribu karyawan perusahaan mitra mendapatkan berbagai fasilitas dari BTN. Mereka terdiri atas 21.250 karyawan tujuh BUMN dan 20 ribu peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.

Sejumlah fasilitas itu di antaranya kredit atau pembiayaan yang menawarkan suku bunga kompetitif, jasa Iayanan dana, hingga jasa perbankan Iainnya. Fasilitas kredit pun beragam, mulai kredit ringan hingga KPR.

Di sisi lain, kerja sama BTN dengan PTPP serta Perumnas diyakini mendongkrak penyediaan rumah sebanyak 46.600 unit setiap tahunnya. Ini mengurangi backlog atau selisih persediaan dan permintaan rumah serta memenuhi target sejuta rumah per tahun.

"Ini sejalan dengan strategi kami untuk terus mencatatkan pertumbuhan bisnis yang saat ini masih berada di atas industri perbankan nasional," ujar Maryono. Ia menambahkan, tahun depan BTN berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 6 triliun.

Surat utang itu guna memenuhi pembiayaan perumahan. Tahap pertama obligasi akan diterbitkan pada triwulan I 2017. "Tahap pertama nanti Rp 3 triliun, kemudian tahap keduanya sebesar Rp 3 triliun, jadi totalnya Rp 6 triliun," ujar Maryono.

Maryono menjelaskan, potensi pembiayaan perumahan sangat besar, terlebih saat ini backlogmasih tinggi. Kerja sama dengan tujuh BUMN saja, ada potensi garapan secara total 23 ribu KPR dan ada potensi dari BPJS Ketenagakerjaan sekitar 20 ribu anggota.

Tercatat hingga November 2016, BTN telah berhasil  menghimpun dana simpanan dari kalangan BUMN dan BUMD senilai Rp 27,13 triliun, naik sebesar 15 persen dibandingkan pencapaian tahun lalu sebesar Rp 23,04 triliun.

Menteri BUMN Rini Soemarno, mengapresiasi langkah BTN bersinergi dengan tujuh BUMN lainnya. Ia menyatakan, tindakan tersebut juga dapat meningkatkan kesejahteraan karyawan-karyawan BUMN bersangkutan.

''Saya berpesan jangan sampai BUMN membantu meraih target satu juta rumah per tahun, namun karyawannya sendiri kesulitan dalam memiliki rumah pribadi, baik rusun maupun independen,'' kata Rini. Setidaknya, karyawan tetap atau tidak mudah memperoleh KPR.

Rini pun meminta agar BUMN lainnya mampu bekerja sama untuk memenuhi target-target pemerintah lainnya, salah satunya program 1 juta rumah. Kemudian, meningkatkan dari kesejahteraan karyawan BUMN serta masyarakat umum lainnya.

Target Perumnas

Sementara itu, Perumnas menargetkan pada 2017 mendatang bisa membangun lebih dari 30 ribu rumah. Hal ini dilakukan untuk mendukung pemenuhan 1 juta rumah per tahun yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Direktur Utama Perumnas Bambang Triwibowo mengatakan, untuk merealisasikan keinginan itu, pihaknya akan segera menyelesaikan beberapa persoalan tanah. ''Kami perlu lahan yang bagus maka harus urus sejumlah tanah,''ujarnya.

Bambang menjelaskan, selain pembebasan lahan dan penyediaan lahan, untuk aliran dana sendiri Bambang mengatakan, Perumnas melakukan berbagai kerja sama dengan BUMN lain untuk bisa membantu dalam pencairan KPR dan menggenjot penjualan.

Sumber dana tersebut di antaranya diperoleh melalui pinjaman bank, KPR internal, dan kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk penyaluran dan pengelolaan dana simpanan. Ia menuturkan, itu bisa memperkuat permodalan Perumnas. rep: Intan Pratiwi antara ed: Ferry Kisihandi

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA