Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

Thursday, 6 Zulqaidah 1439 / 19 July 2018

STP Bandung Kenalkan Wisata Syariah

Senin 04 April 2016 13:00 WIB

Red:

BANDUNG -- Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung kembali ditunjuk menjadi tuan rumah Asia Tourism Forum (ATF). Sebelumnya, sekolah ini pernah menjadi tuan rumah pada 2012. Dalam ATF yang akan digelar pada 7-9 Mei 2016 di STP nanti, akan hadir pembicara terkemuka di bidang pariwisata yang memiliki reputasi internasional.

Ketua pelaksana ATF Endang Komesty menargetkan kegiatan ini bisa dihadiri 400 peserta. Saat ini, jumlah peserta yang mendaftar sudah mencapai 70 persen. Selain itu, jumlah makalah yang diajukan sudah mencapai 200 makalah dari target yang ditetapkan panitia sebanyak 150 makalah.

Peserta yang akan hadir tersebut berasal dari 20 negara. Di antaranya Australia, Bangladesh, Mesir, Hong Kong, Singapura, Inggris, Amerika, Filipina, dan Prancis. "Selain mempresentasikan seminar, kami akan menggelar post tour. Salah satunya, memperkenalkan wisata syariah," ujar Endang di Bandung, Ahad (3/4).

Menurut Endang, saat tur, panitia telah menyiapkan lima paket wisata untuk semua peserta ATF. Lima paket wisata tersebut, yakni wisata syariah, Bandung art tour, Bandung high land, misalnya, ke Tangkuban Perahu, dan Bandung city side, misalnya, ke Gedung Merdeka, serta wisata heritage trail.

Wisata syariah yang akan ditawarkan, di antaranya mengunjungi Masjid Lautze, Masjid Cipaganti, dan Masjid Agung Alun-Alun Kota Bandung. Masjid tersebut dinilai memiliki daya tarik sehingga banyak warga yang mengunjunginya.

Hari pertama pelaksanaan ATF, kata dia, akan digelar di Gedung Sate. Menteri Pariwisata Arief Yahya dijadwalkan akan menghadiri acara itu. Pada hari kedua, semua penyelenggaraan ATF difokuskan di kampus.

ATF menjadi ajang bagi praktisi industri pariwisata, akademisi, peneliti, pejabat, pemerintah, dan pembuat kebijakan pariwisata di tingkat internasional. Peserta akan bertukar informasi penelitian. "ATF tahun ini, tema besarnya wonderful tourism," katanya.

Sementara, menurut Humas ATF Doni Riyadi, 60 persen kegiatan ini dibuat oleh mahasiswa STP. Penyelenggaraan ATF ini penting bagi mahasiswa untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Selain itu, acara ini sangat penting untuk menarik target 20 juta wisatawan.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat dunia mengetahui obyek pariwisata di Indonesia. Mereka kemudian diharapkan dapat tertarik sehingga mengunjungi Indonesia. Wisatawan mancanegara akan menikmati keindahan objek wisata yang ada di Tanah Air.

Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga mendorong daerah untuk mengembangkan olahraga yang dipadukan dengan pariwisata atau pariwisata olahraga (sport tourism). Target utamanya adalah peningkatan prestasi serta mempromosikan destinasi wisata.

"Banyak kegiatan olahraga yang bisa dikemas dan disesuaikan dengan potensi wisata daerah. Selama ini, banyak daerah yang sukses mengembangkan sport tourism. Ke depan, kami harapkan daerah yang belum melakukan mulai memikirkan hal ini," kata Menpora Imam Nahrawi.

Beberapa daerah dinilai sukses menggelar pariwisata olahraga. Daerah yang sudah menggelar pariwisata olahraga, di antaranya, Bangka Belitung yang menggelar kejuaraan internasional triatlon yang digelar tiap tahun.

Kejuaraan dengan titel International Sungailiat Bangka Belitung Thriathlon 2016 rencananya digelar pada 23 April. Sebanyak 480 atlet putra dan putri dari 18 negara akan meramaikan kejuaraan tersebut. Kejuaraan ini sekaligus mengenalkan pesona pasir putih daerah itu.   rep: Arie Lukihardianti/ antara, ed: Erdy Nasrul

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA