Tuesday, 15 Syawwal 1440 / 18 June 2019

Tuesday, 15 Syawwal 1440 / 18 June 2019

POSTshop Topang Bisnis PT Pos Indonesia

Kamis 19 Nov 2015 17:00 WIB

Red:

BANDUNG -- PT Pos Indonesia (Persero) kembali meluncurkan POSTshop, sebuah upaya transformasi dan pengembangan bisnis perseroan. POSTshop ke-43 ini diberi nama POSTshop Jakarta Barat Sukabumi Udik. POSTshop ini menjadi POSTshop pertama yang dibangun dengan sinergi tiga BUMN, yaitu PT Pos Indonesia, PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).

Grand opening POSTshop Jakarta Barat Sukabumi Udik dilakukan secara simbolis oleh Direktur Ritel dan Properti PT Pos Indoneisa GNP Sugiarta Yasa, Dirut PT RNI Didik Prasetyo, serta Dirut PT PPI Dayu Padmara Rengganis. Dalam acara yang berlangsung pada Rabu (18/11), dilakukan serah terima naskah perjanjian kerja sama sinergi BUMN pengelolaan POSTshop Jakarta Barat Sukabumi Udik. Manajer PR PT Pos Indonesia A Sofian mengatakan, konsep POSTshop sinergi BUMN ini adalah konsep penjualan ritel yang berada di ruang kantor pos dengan brand POSTshop.

Di dalamnya digabungkan layanan milik tiga BUMN, yaitu PT Pos Indonesia dengan layanan jasa pos, PT RNI menyediakan produk consumer good, dan PT PPI menyediakan produk gula putih kristal. Ketiga BUMN memiliki komitmen bersama untuk melayani masyarakat dalam sebuah tempat bernama POSTshop, dengan dikelola oleh Pos Indonesia. "Namun, tidak menutup kemungkinan ke depan, POSTshop bisa dikelola oleh mitra, baik dari BUMN, BUMD, koperasi, UMKM, perorangan dan sebagainya," ujar Sofian, dalam siaran pers yang diterima Republika.

Sofian menjelaskan, POSTshop merupakan inovasi bisnis PT Pos Indonesia yang menggabungkan layanan pos dengan layanan ritel modern. Bahkan, di beberapa lokasi kantor pos, POSTshop beroperasi hingga pukul 22.00 WIB.  Ketika menyambangi POSTshop, masyarakat dapat sambil berbelanja kebutuhan sehari-hari layaknya ke toko, minimarket, atau convenience store.

Selain itu, masyarakat bisa mengirim paket sekaligus melakukan pembayaran, seperti tagihan listrik, air, cicilan motor, kartu kredit dan lain-lain. "Di Bandung dan Denpasar, POSTshop bahkan menjadi tempat nongkrong anak muda sekaligus pebisnis online yang setiap malam bisa mengirimkan paket dagangannya. POSTshop memiliki tag line 'Kirim2-Bayar2-Belanja'," kata Sofian.

Sejak diluncurkan pada akhir 2012, PT Pos Indonesia telah menjalin kemitraan POSTshop dengan peritel modern, seperti Indomaret, Alfamart, Circle K, Coffe Toffe, Lotte Mart, Dunkin Donuts, koperasi, dan beberapa pengusaha lokal. Saat ini, di seluruh Indonesia terdapat 38 POSTshop kemitraan dan lima POSTshop swakelola. 

Menurut Sofian, bisnis POSTshop dilakukan dengan pola bagi hasil (revenue sharing), yaitu persentase hasil penjualan produk dan jasa dikurangi PPn. Revenue sharing tersebut dibayarkan setiap bulan. Mitra memberikan revenue sharing kepada PT Pos Indonesia, antara 1,5 hingga 10 persen, tergantung jenis toko POSTshop. "Ke depan, POSTshop akan hadir sebagai pemain ritel yang unik di mana produk yang dijual adalah jasa pos dan produk yang berasal dari produk UMKM, seperti kerajinan, oleh-oleh khas, bahkan mungkin batu akik dan lainnya," ujar Sofian.  ed: muhammad iqbal

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA