Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Seorang Mahasiswa Kembali Harumkan Nama Indonesia

Jumat 12 Apr 2013 13:51 WIB

Red: Miftahul Falah

Amiruddin Thamrin bersama rekan PPI.

Amiruddin Thamrin bersama rekan PPI.

Foto: PPI

 

Amiruddin Thamrin, seorang mahasiswa S3 telah mengharumkan nama Indonesia karena berhasil meraih gelar Doktor di Bidang Studi Islam dari Universitas Al-Imam Al- Awza'i untuk Kajian Islam, Beirut, Lebanon.

Staf KBRI Damaskus ini, pada tanggal 9 Maret 2013 di Lebanon berhasil meraih gelar Doktor dengan predikat cumlaude setelah sukses mempertahankan disertasi yang berjudul "Perceraian dalam Hukum Positif di Indonesia (Studi Komparatif Mazhab-Mazhab Fiqih Islami)", di hadapan Tim Penguji yaitu: Prof Dr. Abdul Fattah Kabbarah (Inspektur pada Ditjen Waqaf Islam, Lebanon) selaku Ketua Tim, Prof. Dr. Ahmad Said al-Ladn (Mufti Kota Rachaiya dan juga sebagai Hakim Agama pada Peradilan Agama Aliran Sunni, Lebanon), dengan Promotor Prof. Dr. Fauzi Kamal Adham (Inspektur Jenderal Peradilan Agama, Lebanon).

Dalam disertasinya, yang bersangkutan telah membahas Sistem peradilan/hukum, khususnya tentang Peradilan Agama (Mahkamah Sya'riah) di Indonesia, Peran, Fungsi, Tugas Mahkamah serta hal-hal lain yang berkaitan dengan Mahkamah. Selain itu, ada kajian lengkap juga mengenai hukum perceraian dengan studi banding mazhab fiqih Islam, yakni: Mazhab Syafi'i, Hanafi, Maliki, Hambali dan Ja'fari (Mazhab Syi'ah Imamiyah).

Pada kesempatan tersebut, Tim Penguji memberi pujian atas disertasi Amiruddin Thamrin mengingat judul yang diajukan merupakan suatu hal yang baru. Topik yang diangkat merupakan masalah hukum di Indonesia yang telah lama memiliki lembaga hukum dan perangkat Undang-undang tentang Ahwal al- Syakhsyiyah (hukum keluarga), khususnya tentang Pernikahan, Perceraian serta akibatnya.

Mereka pun menambahkan bahwa melalui disertasi ini, pihaknya menganggap dapat sekaligus memperkenalkan Indonesia sebagai Negara Islam yang juga sebagai sahabat Negara Lebanon, terutama mengenai perangkat hukum keislamannya dan diharapkan juga dapat menjadi rujukan ilmiah.


Rubrik ini bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA