Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

PPLIPI Boyong Produk Lokal di Hong Kong Fashion Week 2018

Kamis 25 January 2018 16:11 WIB

Red: Hazliansyah

Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) ikut andil di ajang Hong Kong Fashion Week 2018

Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) ikut andil di ajang Hong Kong Fashion Week 2018

Foto: dok: PPLIPI
Ini satu bentuk nyata PPLIPI perkenalkan produk tanah air di kancah internasional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perhimpunan Perempuan Lintas Profesi Indonesia (PPLIPI) ikut andil di ajang Hong Kong Fashion Week 2018. Mengisi salah satu stand, PPLIPI menghadirkan sejumlah produk fashion dari UKM. Hal ini sebagai salah satu bentuk nyata PPLIPI memperkenalkan hasil produk tanah air di kancah internasional.

Hong Kong Fashion Week 2017 berlangsung di Hong Kong Convention & Exhibition Center pada 15 hingga 8 Januari 2018 silam.

Ketua DPP PPLIPI, Indah SDA, mengatakan, Keikutsertaan PPLIPI dalam kegiatan tahunan yang diadakan Hong Kong Trade Development Council tersebut merupakan salah satu bentuk nyata PPLIPI untuk kian memperkenalkan hasil produk Tanah Air di kancah internasional.

"Dalam business trip ini, PPLIPI mengisi salah satu stand yang diwakili oleh UKM dari DPW Sumut karena ini juga merupakan inisiatif dari Ibu Nova Zain, Ketua DPW PPLIPI Sumut. Pada bidang bisnis, ini merupakan kerja nyata PPLIPI membantu pengusaha yang ingin memasarkan hasil karyannya ke pasar global," ujar Indah SDA.

Hal ini, jelas Indah, juga semakin menegaskan bahwa konsistensi PPLIPI dalam memperkenalkan produk Indonesia tidak hanya terbatas di dalam negeri. Tapi juga ke luar negeri.

Di samping mengikuti Hong Kong Fashion Week, PPLIPI juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak sehingga berbagai produk yang dihasilkan baik dari pengurus, anggota, maupun mitra binaan PPLIPI dapat menembus pasar internasional seluas-luasnya.

"Selama di Hong Kong kami juga mengadakan beberapa pertemuan. Diantaranya meeting dengan (Hong Kong Trade Development Council), Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong, dan konsumen. Ini merupakan bentuk ikhtiar PPLIPI dalam rangka menembus pasar internasional  untuk menjual berbagai produk usaha dari para pengurus, anggota, maupun binaan PPLIPI," ujar Indah SDA.

Sekretaris PPLIPI Sumut, Susi Merry Junita Manulang Br Sinaga, menambahkan, para pelaku UMKM yang ikut dalam perhelatan tersebut tidak hanya memamerkan produk fashion adibusana tetapi juga produk etnik khas Sumatera Utara.

"Busana berbasis etnik ini dipamerkan agar mendapat perhatian dari negeri luar dan kami siap bersaing soal harga. Produk fashion etnik Indonesia memiliki kekuatan mengungguli produk dari negara sekawasan," jelasnya.

PPLIPI didirikan pada 17 April 2016, dengan Ketua Umum, Dra. Hj. Indah Suryadharma Ali dan Sekretaris Jenderal, Maya Miranda Ambarsari,SH., MIB.

PPLIPI dibentuk sebagai wadah bagi para perempuan untuk menyumbangkan tenaga, pikiran, peluang, maupun materi, dalam rangka mengangkat harkat dan martabat perempuan melalui upaya pemberdayaan perempuan baik di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya, kesehatan, secara nasional maupun global.

Saat ini PPLIPI telah memiliki 8 DPW yaitu DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah,  Sumatera Utara, Jawa Timur, dan Aceh.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA