Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Sunday, 10 Syawwal 1439 / 24 June 2018

Presiden Ingatkan Indonesia Rawan Bencana

Selasa 07 September 2010 00:45 WIB

Rep: Antara/ Red: Budi Raharjo

Gunung Sinabung meletus

Gunung Sinabung meletus

Foto: Antara

REPUBLIKA.CO.ID,MEDAN--Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, Indonesia memiliki kerawanan terhadap bencana alam jika dilihat dari letak geologi dan geografi. ''Indonesia memiliki geologi dan geografi yang memang rawan,'' kata Presiden di hadapan unsur muspida Sumatra Utara di Lanud Medan, Senin (6/9), sebelum berangkat ke Kabupaten Tanah Karo untuk meninjau pengungsi letusan Gunung Sinabung.

Secara umum, kata Presiden, dunia sedang menghadapi masalah serius sebagai akibat dari perubahan iklim yang berujung pada pemanasan global. Kondisi itu menyebabkan seringnya terjadi bencana yang terkadang secara ekstrim seperti gempa tektonik, letusan gunung berapi dan potenis tsunami.

Bahkan, perubahan iklim itu juga sering menimbulkan bencana banjir yang cukup besar seperti yang terjadi di Pakistan, India, Bangladesh dan Nigeria. Untuk Indonesia, kondisi itu diperparah dengan keberadaan letak geologi dan geografi yang rawan terhadap bencana. Untuk itu, kata Presiden, pihaknya memerintahkan menteri terkait untuk melakukan penilaian dan kajian terhadap letak geologi dan geografi tersebut.

Apalagi jika dikaitkan dengan letak wilayah Indonesia yang diapit tiga lempeng tektonik. ''Apa ada perkiraan tiga lempeng itu mungkin menimbulkan gempa bumi dan tsunami,'' kata Presiden.

Presiden Yudhoyono juga mengharapkan menteri terkait untuk mempelajari kemungkinan tiga lempeng tektonik itu dapat meningkatkan aktivitas gunung berapi di Indonesia. Pihaknya menilai, segala penilaian dan kajian itu perlu dilakukan agar pemerintah memiliki antisipasi terhadap bencana, sekaligus memberikan peringatan terhadap rakyat mengenai kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan tersebut.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Ketika Belgia Benamkan Tunisia

Ahad , 24 June 2018, 11:38 WIB