Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Komunitas YBP Semarakkan Bisnis Perumahan

Kamis 25 Feb 2016 06:10 WIB

Rep: Erdy Nasrul/ Red: Karta Raharja Ucu

Mentor Komunitas YBP, Wempi Roman Nisa

Mentor Komunitas YBP, Wempi Roman Nisa

Foto: IST

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komunitas Yuk Bisnis Properti (YBP) menyemarakkan bisnis properti. Anggotanya berjumlah ribuan orang yang merupakan pebisnis properti pemula.

"Di mailinglist ada 12 ribuan. Di Twitter ada sembilan ribuan. Belum lagi banyak grup media sosial per daerah. Masing - masing ada ratusan orang anggotanya," imbuh mentor komunitas YBP, Wempi Roman Nisa, di Jakarta, Rabu (25/2).

Mereka memiliki profesi beragam. Ada arsitek, kontraktor, pengusaha toko bangunan, pegiat media sosial, dan berbagai profesi lainnya.

Mereka berkumpul untuk mengadakan diskusi santai seputar bisnis perumahan. Ada yang di sekitar Jabodetabek, Bandung, sekitar Pulau Jawa, Sumatra, dan daerah lainnya.

Perkumpulan ini diadakan dengan swadaya. Ada juga paket pelatihan seputar memulai bisnis properti, bagaimana merancang, membangun, dan menjual rumah.

‎Wempi menjelaskan komunitas ini sudah melahirkan banyak pebisnis perumahan. "Ada yang semula tukang mie ayam. Kemudian menjadi pemain properti. Ada juga karyawan swasta yang banting setir jadi pebisnis properti," paparnya.

Alumni Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta ini menjelaskan mereka adalah orang-orang yang memulai bisnis perumahan dari nol. Semangat yang dimiliki membuat mereka berubah.

Komunitas YBP didirikan sekitar 2007. "Pendirinya mas Aryo. Saya mentor. Kami berdua bersinergi bersama berbagai pemangku kepentingan," ucap Wempi.

Tujuan utama komunitas ini adalah merangkul siapapun yang berkepentingan dengan bisnis perumahan. Mereka akan diberikan pengetahuan mengenai rumah dari berbagai kacamata.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA