Rabu , 18 May 2016, 15:12 WIB

Sumatra Utara Operasikan 60 Toko Tani Indonesia

Red: Dwi Murdaningsih
Dede Lukman Hakim
Warga semringah ketika membeli sembako murah di stand Toko Tani Indonesia, di CFD Dago, Kota Bandung, Ahad (15/5). (Foto: Dede Lukman Hakim)
Warga semringah ketika membeli sembako murah di stand Toko Tani Indonesia, di CFD Dago, Kota Bandung, Ahad (15/5). (Foto: Dede Lukman Hakim)

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Badan Ketahanan Pangan Sumatera Utara mengoperasikan 60 Toko Tani Indonesia di Kota Medan, Kabupaten Deliserdang, Serdangbedagai dan Langkat.

"Dengan dioperasikannya 60 TTI (Toko Tani Indonesia) di Sumut diharapkan masyarakat bisa semakin mudah mendapatkan harga beras yang wajar dan membantu petani mendapatkan harga jual menguntungkan," kata Pelaksana tugas Gubernur Sumut, H T Erry Nuradi, Rabu (18/5), usai acara rilis 60 TTI dan Apresiasi Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM).

Menurut dia, rilis TTI merupakan awal dimulainya pemasaran beras di Sumut dengan harga wajar Rp 7.500 per kg. Agar beras dengan harga wajar itu tetap diminati dan membantu masyarakat, maka pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sebagai pemasok beras ke TTI diminta menjaga kualitas beras yang dijual ke TTI.

Dia menjelaskan, kegiatan PUPM merupakan upaya pemerintah untuk berbagai hal mulai menjaga harga di tingkat konsumen, kemudian memotong mata rantai pasok, mempermudah aksebilitas harga pangan di tingkat konsumen dan mengurangi keuntungan pedagang perantara serta merubah struktur pasar.

Kegiatan PUMP secara tiddk langsung juga berperan dalam mengatasi anjloknya harga pada masa panen raya dan tingginya harga saat masa paceklik.

Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Sumut, Suyono, pengoperasian TTI dilakukan setelah sebelumnya ada kesepakatan antara pemerintah dan Gapoktan maupun Gapoktan dan TTI. Menurut dia, dari 60 TTI, pengoperasian terbesar ada di Kota Medan atau sebanyak 32 toko dan sisanya di Deliserdang, Serdangbedagai dan Langkat.

Adapun untuk pemasok beras ke 60 TTI itu sudah ditetapkan sebanyak 30 Gapoktan sehingga satu Gapoktan menyuplai dua TTI. TTI diharapkan dapat menyerap produk pertanian, menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tingkat petani serta memberikan stabilisasi harga dan kemudahan akses pangan di tingkat konsumen.

Video

Setjen DPR RI Komit Berdayakan Perempuan