Monday, 3 Zulqaidah 1439 / 16 July 2018

Monday, 3 Zulqaidah 1439 / 16 July 2018

TNI AL Terus Operasi Amankan Perbatasan RI-Filipina

Jumat 02 June 2017 16:44 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Ani Nursalikah

Patroli TNI Angkatan Laut (ilustrasi).

Patroli TNI Angkatan Laut (ilustrasi).

Foto: Antara/Puspa Perwitasari

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- TNI Angkatan Laut mengantisipasi perkembangan di perbatasan laut RI-Filipina dengan memperkuat patroli. TNI AL terus melaksanakan gelar Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Filipina dengan nama Operasi Benteng Tuna.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Gig Jonias Mozes Sipasulta mengatakan TNI melakukan patroli terkoordinasi (Patkor) Philindo dan patroli sepanjang tahun Ops Komodo Jaya.

"Patroli di laut Sulawesi perbatasan ZEE antara Indonesia dan Filipina sambil mengantisipasi kondisi yang berkembang saat ini di Filipina dengan menggunakan unsur gelar," kata Kadispenal melalui pesan elektronik, Jumat (2/6).

Kadispenal mengatakan dalam hal ini sudah menjadi kewajiban melaksanakan tugas dan fungsi TNI AL sesuai Undang-Undang sekalipun tidak ada kejadian bentrok. "Memang dalam  rangka penegakan hukum dan menjaga keamanan di wilayah yurisdiksi nasional ZEE Indonesia sesuai hukum internasional," jelas dia.

TNI memperkuat patroli di sepanjang laut Indonesia-Filipina, mulai dari Halmahera Utara, Pulau Morotai, Sangir, Marore sampai ke laut Sulawesi. Prajurit juga mengkoordinasi nelayan-nelayan dengan angkatan laut di sepanjang pesisir pantai.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan mengerahkan pasukan berikut kapal selam ditambah operasi intelijen. "Namun untuk jumlah saya tak bisa sampaikan termasuk kapal selam dan sebagainya," ujarnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Masa Pengenalan Siswa Baru

Senin , 16 July 2018, 16:21 WIB