Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Wednesday, 4 Zulhijjah 1439 / 15 August 2018

Cuma Ibu yang Tahu

Jumat 22 December 2017 15:26 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Dalam rangka hari ibu, anak-anak TK Cendekia Indramayu membasuh kaki ibunya masing-masing, Kamis (21/12).

Dalam rangka hari ibu, anak-anak TK Cendekia Indramayu membasuh kaki ibunya masing-masing, Kamis (21/12).

Foto: Republika/Lilis Sri Handayani

Oleh: Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial

Saat ibu baru saja memejamkan mata

pecahlah tangisan si kecil dengan nyaringnya

dalam keadaan mengantuk, anak pun harus digendong sepenuh cinta

Bagaimana rasanya?

Cuma ibu yang tahu rasanya

Saat lapar melanda, terbayang makanan enak di atas meja

ketika suapan pertama, anak 'pup' di celana

Bagaimana rasanya?

Cuma ibu yang tahu rasanya

Saat badan sudah lelah tak ada tenaga

ingin segera mandi menghilangkan penat yang ada

mumpung anak-anak sedang anteng di kamarnya

Belum sempat sabunan, anak sudah nangis berantem rebutan boneka

Kacaulah acara mandi ibu, langsung handukan walau daki masih menempel dibadannya

Bagaimana rasanya?

Cuma ibu yang tahu rasanya

Saat ibu ingin beribadah dengan khusyuknya

anak-anak mulai mencari perhatian

menarik-narik mukena, mengacak-ngacak lemari baju mumpung ibu tak berdaya

Loncat sana loncat sini, punggung ibu jadi pelana

Belum juga beres doa, anak-anak semakin berkuasa

Bagaimana rasanya?

Cuma Ibu yang tahu rasanya

Aah...

dibalik kerepotan itu semua, namun ada jua surga di dalamnya.

Cuma ibu yang tahu lezatnya makna senyuman anak yang diberikan

pelukan anak

Ucapan cinta anak yang tampak sederhana di hadapan orang, namun berubah menjadi intan permata di mata ibu

Itulah mengapa?

Saat anak bahagia, ibu menangis

Anak berprestasi, ibu menangis

Anak tidur lelap, ibu menangis

Anak pergi jauh, ibu menangis

Anak menikah, ibu menangis

Anak wisuda TK saja, ibu menangis

Anak tampil dipanggung, ibu menangis

Aah...

inikah tangis bahagia yang tak akan dapat dimiliki siapapun jua

jika engkau tak mengalaminya sendiri sebagai ibu

mungkinkah ini bagian dari surga milikNya yang diberikan kepada seluruh ibu, sebuah cinta yang begitu lezatnya dirasa?

Dan akhirnya saya percaya dimana ada kerasnya perjuangan ibu di dalam rumah

maka disitu akan hadir cahaya surga yang menemani ibu yang tak kalah indahnya

Jika hari ini engkau menangis karena repotnya mengasuh anak

maka akan ada hari dimana engkau akan tersenyum paling manis karena kebaikan yang hadir bersamanya

Selamat Hari Ibu

Salam buat seluruh ibu-ibu, di manapun berada.

*Puisi dibacakan Wagub Jawa Barat, Deddy Mizwar dalam sambutan Wisudawan Wisudawati Pondok Pesantren Husnul Khotimah Angkatan Ke-20.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA