Tips Sehat Dokter UEA untuk Jamaah Haji
Selasa , 07 Agustus 2018, 17:30 WIB

Antara/Nova Wahyudi
Jamaah haji mengenakan masker.

IHRAM.CO.ID, DUBAI -- Dokter Uni Emirat Arab (UEA) menyarankan jamaah haji mempersiapkan kesehatan diri sebaik-baiknya. Menjaga kesehatan dimulai dari perlindungan dengan vaksinasi hingga menjaga ketahanan tubuh dengan berolahraga.

Para dokter membagikan sejumlah tips dalam siaran mingguan Sahatek Live, Dubai Health Authority (DHA). Acara ini memungkinkan penonton bertanya langsung tentang kesehatan dengan berbagai tema. Acara disiarkan di Twitter dan Instagram.

Konsultan di Pusat Pengendalian Infeksi Rumah Sakit Rashid, Ahmed Saleh mengatakan pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Penting bagi jamaah untuk memenuhi segala persyaratan vaksinasi.

"Jamaah harus melakukan segala bentuk pencegahan yang membuat mereka tetap sehat dan aman selama haji," katanya dilansir di Khaleej Times, Selasa (7/8).

Bagi UEA, vaksin termasuk untuk flu dan meningitis setidaknya 10-15 hari sebelum keberangkatan. Vaksin ini bisa didapatkan di pusat-pusat kesehatan baik milik pemerintah maupun swasta.

Spesialis Penyakit Dalam di Dubai Hospital, Selma Eissa Hago Dawd mengatakan penting juga untuk melakukan aktivitas menjaga kesehatan. Terutama bagi orang tua lanjut usia dan jamaah dengan penyakit kronis.

"Manula dan orang-orang dengan penyakit kronis harus konsultasi ke dokter untuk mengevakuasi kesehatan mereka sebelum memberi izin bepergian," katanya.

photo

Jamaah harus taat pada segala saran dan meminum obat sesuai yang diresepkan. Mereka juga harus selalu memakai gelang identitas dimana pun berada. Jamaah penderita diabetes pun tidak boleh lupa alat pengukur glukosa dan permen untuk meningkatkan level gula darah.

Dawd menyarankan jamaah harus siap sedia dengan tas berisi obat-obatan dasar, seperti obat demam, batuk, diare, pereda nyeri dan krim pegal. "Mereka yang akan berangkat juga harus olah raga dalam sebulan sebelum berangkat, karena ibadah haji butuh banyak berjalan kaki, pastikan menggunakan sepatu nyaman, tertutup dan dengan ukuran lebih besar," kata Dawd.

Untuk menanggulangi suhu tinggi, Dawd menyarankan jamaah menggunakan kain katun ringan. Hindari menggunakan lensa kontak karena panas dan debu akan membuat mata kering dan iritasi.

Penyakit yang umum terjadi pada jamaah adalah influenza. Untuk menghindarinya, jamaah harus menjaga kebersihan dan sering-sering mencuci tangan. Mereka harus menutup mulut dengan masker dan diganti setiap empat jam.

Ahli gizi klinis di Rashid Hospital, Suhair Alia meminta jamaah meminum air tiga hingga empat liter per hari agar tetap terhindari. Buah dan sayuran pun harus menjadi menu wajib setiap hari.

"Jamaah harus menghindari makan daging setengah matang, pastikan daging dimasak dengan baik, hindari juga makan ikan dan telur mentah, makanan kaleng juga makanan cepat saji," katanya.

Redaktur : Ani Nursalikah
Reporter : Lida Puspaningtyas