Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Monday, 22 Safar 1441 / 21 October 2019

Dewan Minta Kemendagri Panggil Pemilik Saham Tasheel

Selasa 29 Jan 2019 21:44 WIB

Rep: Ali Yusuf/ Red: Nashih Nashrullah

Jamaah Umrah sedang menunggu antrean rekam biometrik di salah satu cabang VFS Tasheel, Blok M, Jakarta Selatan. Jumat (25/1).

Jamaah Umrah sedang menunggu antrean rekam biometrik di salah satu cabang VFS Tasheel, Blok M, Jakarta Selatan. Jumat (25/1).

Foto: Republika/Muhammad Ikhwanuddin
Pemerintah diminta melaksanakan hasil rekomendasi penundaan aktivitas Tasheel.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA—Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri diminta menegur PT Visa Facilitation (VFS) Tasheel yang tidak mau menuruti penundaan rekam biometrik. 

Kemendagri dinilai paling berwenang mengintervensi Tasheel karena Kemendagri yang memiliki tugas dan fungsi melindungi data jamaah melalui Direktorat Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

“Mendagri yang pertama kali menyarankan itu ditunda (rekam

Baca Selengkapnya di ihram.co.id

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA