LCC tak Naikan Tarif Bagasi untuk Rute Indonesia-Saudi
Sabtu , 12 Jan 2019, 04:57 WIB

Antara/Aprillio Akbar
Pramugari maskapai Citilink Indonesia berseragam hijab menyapa dalam penerbangan perdana seragam baru Citilink Indonesia rute Jakarta-Surabaya, Senin (14/5).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Maskapai Berbiaya Hemat (LCC) Citilink Indonesia memastikan tidak menaikan tarif bagasi untuk penerbangan dari Tanah Air ke Tanah Suci. LCC hanya menaikan tarif bagasi untuk penerbangan dalam negeri atau domestik.

Baca Juga:

"Ketentuan bagasi tercatat ini hanya akan diberlakukan untuk penerbangan domestik saja," kata Pjs VP Sales dan Distribution PT Citilink Indonesia, Amalia Yaksa kepada Republika.co.id, Jumat (11/1).

Amelia mengatakan kenaikan itu diterapkan khusus untuk penumpang Citilink Indonesia rute internasional seperti Jakarta-Penang, Banyuwangi-Kuala Lumpur dan Denpasar-Dili. "Serta penumpang yang telah menjadi member supergreen atau garudamiles member akan tetap mendapatkan 10 kg gratis dengan pembelian di page member. Untuk informasi lebih lanjut bisa melalui website member.citilink.co.id," katanya.
 
Amalia menambahkan menaikan tarif bagasi ini sudah sesuai Pasal 3, PM 185 Tahun 2015. Citilink Indonesia termasuk dalam kategori maskapai dengan pelayanan no frills atau pelayanan dengan standar minimum.

"Maka sesuai dengan kelompok pelayanan yang tertera pada Pasal 22 khususnya butir c PM 185 tahun 2015 yang menyatakan bahwa maskapai no frills dapat mengenakan biaya untuk pengangkutan bagasi tercatat," katanya.

Saat ini, manajemen Citilink Indonesia sedang melakukan koordinasi dengan stakeholders baik eksternal termasuk otoritas maupun internal, guna mempersiapkan seluruh infrastruktur pendukung yang diperlukan bagi pelaksanaan ketentuan bagasi tercatat ini. Ketentuan tersebut baru dimulai dari SOP hingga kesiapan SDM, serta sosialisasi kepada masyarakat.

Citilink Indonesia mengharapkan ketentuan terbaru terkait bagasi tercatat ini dapat berjalan dengan baik. Juga bisa terus menjaga kualitas pelayanan penerbangan yang selalu mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan bagi seluruh penumpangnya.

Selain itu, ketentuan ini diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam dinamika iklim industri penerbangan nasional yang positif dengan persaingan yang sehat. Corporate Communications Strategic Danang Mandal Prihantoro mengaku belum bisa menyampaian banyak hal terkait kenaikan tarif bagasi yang akan diberlakukan.

Menurut Danang pihaknya masih melakukan evaluasi menaikan tarif bagasi untuk penerbangan domesti maupun penerbangan internasional. Sementara itu pemilik travel umrah Zein Tour, H Irma Romi Anto mengaku tidak bisa berkomentar banyak terkait kenaikan tarif bagasi yang dilakukan beberapa maskapai penerbang.

Irma tidak menggunakan maskapai yang saat ini tarif bagasinya akan dinaikan. "Kalau untuk ke Jedahn, saya no comment karena tidak pakai maskapai itu Lion Air dan Citilink. Saya pakai Airasia dan Saudi Airlines karena lebih murah," katanya.

Yang pasti, dia menjelaskan maskapai-maskapai milik Tanah Air itu selalu menjual tiketnya dengan harga tinggi. Padahal tiket yang dijual itu untuk pernerbangan domestik.

 

Redaktur : Andi Nur Aminah
Reporter : Ali Yusuf

BERITA LAINNYA