184 Ribu Jamaah Haji Telah Dipulangkan
Senin , 24 Sep 2018, 06:03 WIB

Republika/Fitriyan Zamzami
Petugas mendorong jamaah Kloter 41 Embarkasi Jakarta-Bekasi di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Ahad (9/9) dini hari. Kloter tersebut merupakan rombongan pertama yang bertolak pulang dalam gelombang kedua kepulangan jamaah haji.

IHRAM.CO.ID, MADINAH -- Kepulangan jamaah haji ke Indonesia dari Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz Madinah telah mencapai jumlah sekira 183 ribu orang. Dengan jumlah tersebut, masih sekitar 20 ribu jamaah Indonesia di Tanah Suci yang menunggu keberangkatan ke Tanah Air.

Menurut Kasi Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan Jamaah (Yanpul) Daker Bandara, Muhammad Syarif, pada Sabtu (22/9) pukul 16.00 waktu Arab Saudi dipulangkan sebanyak 17 kloter atau 17 penerbangan. Penerbangan-penerbangan membawa jamaah sebanyak 6.823 orang terdiri dari jemaah haji sebanyak 6.738 orang dan petugas kloter 85 orang.

Adapun untuk secara keseluruhan yg telah diberangkatkan dari Bandara King Abdul Aziz Jeddah pada masa pemulangan gelombang pertama lalu sebanyak 218 kloter dengan jumlah sebanyak 88.944 orang dengan rincian jemaah haji 87.853 orang dan petugas kloter 1.091 orang. Sedangkan dari Bandara Madinah, sebanyak 239 kloter dengan jumlah sebanyak 97.089 orang dengan rincian jemaah haji 95.896 org dan petugas kloter 1.193 orang.

“Sehingga secara total yg telah take off ke Tanah Air sampai dengan hari ini sebanyak 457 kloter dengan jumlah sebanyak 186.033 orang dengan rincian jamaah haji 183.749 orang dan petugas kloter 2.284 orang,” kata Syarif di Madinah, Ahad (24/9).

Total jamaah haji yang berangkat tahun ini sekitar 203 ribu orang. Dengan begitu, kira-kira sebanyak 20 ribu jamaah masih menanti kepulangan dari Madinah. Jadwalnya, kloter terakhir akan dipulangkan pada Selasa (25/9) sore dan dilepas langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin.

“Mulanya rencana pelepasan dari hotel jamaah, tapi kemudian dipindah ke Bandara Madinah agar lebih leluasa,” kata Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat, Ahad (24/9). Jamaah dari Debarkasi Jakarta-Bekasi tersebut akan dilepas sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Kasi Perlindungan Jamaah Daker Madinah, Maskat Ali Jasmun mengatakan, pelayanan sisa jamaah di Madinah sudah lebih ringan menyusul gelombanh kedatangan belakangan. Kendati demikian, tetap ada tantangan karena jamaah umrah sudah mulai memasuki Tanah Suci sejak pekan lalu.

Seksi Yanpul Daker Bandara juga mencatat, on time performance (OTP) Garuda Indonesia pada fase pemulangan yang telah memberangkatkan 247 kloter mencapai 94,33 persen atau sebanyak 234 penerbangan. Sedangkan penerbangan yang terlambat 1-4 jam mencapai 14 kloter atau 5,67 persen.

Sedangkan OTP Saudi Airlines, dari 210 kloter atau 210 penerbangan sebesar 80 persen atau 168 penerbangan. Jumlah penerbangan yang terlambat empat hingga enam jam mencapai enam penerbangan, dan yang terlambat lebih dari enam jam mencapai empat penerbangan.

Redaktur : Friska Yolanda
Reporter : Fitriyan Zamzami