Evaluasi Layanan Haji, Ini Catatan KH Didin Hafidhuddin
Rabu , 19 Sep 2018, 15:24 WIB

KH Didin Hafidhuddin

IHRAM.CO.ID, JAKARTA--   Cendekiawan Muslim KH Didin Hafidhuddin menilai secara umum layanan haji tahun ini lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Semisal, layanan haji tahun ini tidak ada keterlambatan keberangkatan maupun kedatangan yang signifikan.

“Hotel tempat pemondokan jamaah di Makkah maupun di Madinah pada umumnya dirasakan cukup baik, juga dilihat dari aspek jarak dengan Masjid Haram dan Masjid Nabawi. Catering pun dirasakan cukup baik tidak banyak keluhan. Demikian pula pelayanan kesehatan,” ujarnya ketika dihubungi Republika.co.id, Rabu (19/9).

Menurutnya, ada beberapa hal perlu ditingkatkan adalah informasi lengkap bagi calon jamaah haji sebelum keberangkatan, dengan memanfaatkan sistem IT secara maksimal.

“Mereka berangkat secara komprehensip dan menyeluruh, manfaatkan sistim IT secara maksimal. Juga petugas dan pembimbing ibadahnya harus benar yang baik. Disamping berkaitan dengan ibadah, juga kedekatan dengan para jamaah dalam membimbingnya,” ungkapnya.

Selanjutnya, soal pembinaan terhadap jamaah haji sebelum keberangkataan, ketika di Makkah Madinah maupun setelah kembali ke Tanah Air mutlak diperlukan.

“Kemabruran jamaah haji berkaitan dengan pembinaan tersebut. Sekaligus ketulusan kesungguhan dan ketrampilan para petugas harus terus menerus ditingkatkan,” ucapnya.

Diharapkan dari hasil survey tersebut dapat menghasilkan data yang dirasakan kurang oleh jamaah dan pertahankan serta tingkatkan apa yang sudah baik.

Sebelumnya, Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Muhajirin Yanis mengatakan, Kementerian Agama (Kemenag) dan unit terkait sudah bekerja semaksimal mungkin dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Karena itu, dia berharap hasil survei indeks kepuasaan jamaah haji 2018 meningkat dari tahun lalu menjadi 85 persen dari tahun sebelumnya sebesar 84,85 persen. "Harapannya tentu kita bisa mendapatkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi dari tahun lalu. Harapannya harus lebih," ujar Muhajirin saat dihubungi Republika.co.id, Senin (17/9).

 

Redaktur : Agung Sasongko
Reporter : Novita Intan