Nasionalisme Spontan di Tanah Suci
Sabtu , 18 Agustus 2018, 07:34 WIB

dok. MCH PPIH Arab Saudi
Jamaah haji Indonesia berswafoto dengan Menteri Agama Lukman Saifuddin di Makkah, Jumat (17/8). Sebagian jamaah tersebut juga mengajak Menag menyanyikan lagu Indonesia raya.

IHRAM.CO.ID, Oleh: Fitriyan Zamzami dari Makkah, Arab Saudi

MAKKAH -- Tak ada perayaan khusus Dirgahayu Republik Indonesia di Makkah tahun ini. Kendati demikian, hal itu tak mencegah sekelompok jamaah bersama-sama menyanyikan Indonesia Raya ketika ditemui Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Makkah.

Hal itu terjadi pada Jumat (17/8) pagi ketika menag tengah berjoging di kawasan sektor dua pemondokan jamaah haji Indonesia di Makkah. Ketika tengah berlari, Lukman tiba-tiba dikelilingi sejumlah jamaah yang meminta kesempatan berswafoto.

Di sela-sela itu, menag kemudian mengucapkan selamat merayakan hari kemerdekaan pada jamaah. Ucapan itu kemudian ditanggapi jamaah yang spontan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

"Saya merasa bahagia karena keindonesiaan jamaah haji kita tetap terjaga. Mereka tetap mengingat hari ini adalah Hari Proklamasi kemerdekan kita," ujar Lukman selepas kejadian itu.

Ia menginginkan semangat itu dijaga jamaah haji Indonesia di Tanah Suci untuk nantinya bisa melakukan yang terbaik di Tanah Air. Ia kemudian menjelaskan, tahun ini di Mekah tak ada peringatan atau upacara HUT ke-73 Republik Indonesia.

photo
Jamaah haji Indonesia berswafoto dengan Menteri Agama Lukman Saifuddin di Makkah, Jumat (17/8). Sebagian jamaah tersebut juga mengajak Menag menyanyikan lagu Indonesia Raya.

“Karena ini di negara orang, maka atas masukan dari berbagai pihak maka sebaiknya kita tidak lakukan upacara 17 Agustus itu karena secara resmi itu sudah dilakukan di KJRI dan KBRI kita," kata dia.

 

Sementara itu, lansiran dari KJRI Jeddah menyatakan ada upacara sederhana dilakukan di kantor mereka. Selain itu, dilakukan juga pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah kemerdekaan.

Sepanjang berjoging, Lukman menuturkan ia menyaksikan banyak jamaah Indonesia melakukan aktivitas. Sebagian ikut berolah raga, lainnya berbelanja makanan sehubungan sudah tak lagi disediakan katering menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah.

"Alhamdulillah mereka sebagian besar dalam kondisi sehat mudah-mudahan ini tetap terjaga sehingga seluruh jemaah haji kita bisa wukuf di Arafah pada waktunya nanti," ujar Lukman.

Redaktur : Ani Nursalikah