Jamaah Haji Jangan Terlalu Sering Umrah Sunah
Sabtu , 11 Aug 2018, 09:18 WIB

republika/Erdi Nasrul
Jamaah haji bersiap melaksanakan umrah sunah

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Kepala Daerah Kerja Makkah, Endang Jumali mengimbau jamaah calon haji Indonesia tidak terlalu sering melakukan umrah sunah karena bisa menurunkan kebugaran. Jamaah dikhawatirkaan tidak bisa melakukan rukun haji terpenting, yaitu wukuf di Arafah.

"Jangan sampai tenaga terkuras karena hal yang bersifat sunah. Saya masih melihat ada jamaah yang umrah sampai 16 kali," kata Endang, Jumat (10/8).

Dia mengatakan terdapat sejumlah kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) yang mengajak anggota calhajnya agar sesering mungkin melakukan umrah sunah. Padahal, kata dia, puncak haji segera datang, sementara calhaj malah sering mengejar sunah. Jika hal itu terus berlanjut stamina calhaj bisa turun dan berpeluang besar bermasalah ketika melakukan wukuf Arafah.

"Tentu saya mengimbau tetap menjaga kesehatan. Kemudian mengefektifkan energi," kata dia.

Menurut dia, rukun haji cukup menguras tenaga termasuk wajib hajinya. Jika calhaj tidak memberlakukan prioritas maka dia khawatir justru rukun bahkan wajib hajinya bisa terlewat.

Wukuf Arafah akan dilaksanakan pada 9 Dzulhijah 1439 Hijriyah atau 20 Agustus 2018. Setelah itu, jamaah akan melaksanakan kegiatan yang menguras stamina, yaitu mabit di Muzdalifah, melempar jumrah atau lempar batu di Mina, tawaf ifadah, sa'i dan mabit di Mina.

Redaktur : Ani Nursalikah
Sumber : Antara