Petugas Madinah Bergabung dengan Tim Sektor Khusus Makkah
Kamis , 09 August 2018, 21:15 WIB

Nashih Nashrullah Republika
Seksus Haram sedang bertugas di Masjid al-Haram

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Tim Sektor Khusus yang berjaga di Masjid al-Haram mulai mendapat tambahan tenaga petugas haji seiring pergerakan jamaah calon haji dari Madinah yang sudah seluruhnya berada di Makkah. "Untuk mengatasi banyaknya jamaah di Masjid al-Haram, petugas haji Indonesia menambah petugas dari Madinah yang sudah tidak ada lagi jamaah di sana," kata Kepala Sektor Khusus Masjid al-Haram Slamet Budiono di Makkah, Kamis (9/8).

Dia mengatakan, dengan tambahan tenaga dari Madinah itu kini petugas Seksus Haram menjadi 65 orang yang akan dibagi menjadi dua shift untuk terus berpatroli. Setiap shift akan bekerja selama 12 jam dan terus berganti.

Slamet mengatakan meski petugas sudah ditambah, sejatinya tetap kurang untuk menutup titik-titik penting bagi jamaah Indonesia di Masjid al-Haram. Kendati begitu, tim Seksus Haram tidak putus asa untuk bertugas selama 24 jam berpatroli di salah satu situs suci umat Islam itu.

Saat ini, jumlah jamaah Indonesia di Makkah sekitar 150 ribu lebih. Dalam beberapa hari ke depan, jamaah akan terus datang bergelombang ke Makkah dari embarkasi di Tanah Air hingga jumlahnya mencapai 221 ribu.

Berdasarkan pengamatan di Masjid al-Haram, Antara yang juga selaku petugas haji beberapa kali bekerja sama dengan Seksus untuk mengantar jamaah tersesat ke terminal bus shalawat. Beberapa di antara mereka adalah calon haji dari daerah dengan usia lanjut. Mereka tersesat karena terpisah dari rombongannya dan tidak tahu harus ke mana.

Masjid al-Haram sendiri tergolong sangat luas. Apabila sedang penuh, terutama saat shalat lima waktu, siapa saja dapat tersesat di dalam lautan manusia.

Meski relatif aman, sejumlah calhaj tersesat ada yang menangis begitu disambangi petugas. Tapi akhirnya dia tenang begitu diantar ke bus shalawat Indonesia jalur 11 di Terminal Ajyad yang letaknya ada di belakang Menara Royal Clock (Zamzam Tower).

Slamet mengatakan tim Seksus selalu berupaya membantu jamaah Indonesia yang mengalami kendala di Masjid al-Haram. Bahkan dalam beberapa kesempatan anggota Seksus mengevakuasi jamaah dengan menggendongnya secara langsung.

Dia mengatakan petugas Seksus disebar utamanya di titik-titik penting di Masjid al-Haram. Tim terdiri dari berbagai unsur seperti kesehatan, perlindungan jamaah dan lainnya.

"Petugas menyebar di tujuh titik yaitu di posko terminal Syib Amir, pintu Marwah, area Tawaf, depan Zamzam Tower, Darul Tauhid, Darul Arqom dan di pintu 100 bangunan baru Masjid al-Haram," katanya.

Baca juga: Manfarijah Kehilangan Puluhan Juta Rupiah di Masjid al-Haram

Redaktur : Ani Nursalikah
Sumber : Antara