Jamaah Padang Tiba Perdana di Tanah Suci
Selasa , 17 July 2018, 21:44 WIB

Republika/Fitriyan Zamzami
Jamaah haji dari Embarkasi Padang tiba di Bandara AMA Madinah. Mereka merupakan jamaah perdana asal Tanah Air uang tiba di Tanah Suci, Selasa (17/7).

IHRAM.CO.ID, MADINAH -- Penerbangan perdana Kelompok Terbang (Kloter) Satu Gelombang Perdana jamaah haji Indonesia tiba di Bandara Amir Muhammad bin Abdulaziz, Madinah, Selasa (17/7). Para jamaah dari Embarkasi Padang, Sumatra Barat jadi jamaah pertama yang menginjakkan kaki ke Tanah Suci, tahun ini.

Sebanyak 387 jamaah tersebut berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau menggunakan maskapai Garuda Indonesia Boeing 777 seri 300 ER. Penerbangan bernomor GA3301 itu berangkat tepat waktu, yakni pukul 07.50 WIB.

Kloter Satu Embarkasi Padang ini terdiri dari 156 jamaah laki-laki dan 231 jamaah perempuan. Sedangkan untuk petugas kloter pertama ada lima orang dan tim pemandu haji daerah (TPHD) tiga orang.

Dari jumlah tersebut, jumlah jamaah resiko tinggi (risti) sebanyak 105 orang. Terdiri atas 37 risti dari segi umur dan 91 risti karena mengidap penyakit tertentu.

Mereka mendarat di Madinah sekitar pukul 11.35 waktu setempat. Setelah menjalani pemeriksaan imigrasi dan menjemput koper dari bagasi, mereka keluar melalui Gerbang Haji. Perlu sekira 1,5 jam hingga seluruh jamaah bisa ditempatkan di Paviliun 3 sebelum diberangkatkan ke pemondokan.

Mereka langsung disambut sejumlah pejabat seperti Ketua Panitia Penyelenggara Haji Indonesia (PPIH) Ahmad Dumyati Ansori, Dubes RI untuk Arab Saudi Maftuh Abegebriel, Kepala Daker Bandara Arsyad Hidayat, Kepala Daker Madinah Muhammad Hanif, serta sejumlah kepala bidang PPIH Arab Saudi dan kepala seksi Daker Bandara. Perwakilan Kementerian Haji Arab Saudi, Hani Asshaid juga hadir menyambut para jamaah.

Dalam sambutan bagi para jamaah, Dubes RI untuk Arab Saudi Maftuh Abegibrel menyelamati para jamaah yang telah tiba dengan selamat ke Tanah Suci. Ia menjanjikan perlindungan bagi para jamaah tersebut. “Seluruh warga Indonesia di negara ini akan kami lindungi,” kata dia. 

Redaktur : Friska Yolanda
Reporter : Fitriyan Zamzami