Jamaah Calhaj Malaysia Diminta tak Bawa Uang Berlebihan
Senin , 16 July 2018, 19:35 WIB

Malaysian Digest
Calon jamaah haji Malaysia

IHRAM.CO.ID,  MADINAH -- Jamaah haji asal Malaysia disarankan untuk tidak membawa uang terlalu banyak saat berangkat ke tanah suci. Hal itu guna mencegah insiden yang tidak diinginkan.

Direktur keuangan Tabung Haji Malaysia, Nor Aida Ahmad, mengatakan jamaah cukup membawa uang sebesar 500 Saudi Riyal atau setara dengan 540.16 Ringgit Malaysia ke Tanah Suci. Menurutnya, jamaah tidak perlu khawatir karena mereka dapat dengan mudah menarik uang dari konter-konter yang ada di hotel mereka.

"Saran saya untuk membawa cukup uang selama dua hari. Ketika mereka terbiasa dengan lingkungan mereka, jamaah hanya dapat membawa tanda pengenal mereka ke konter kami untuk penarikan uang tunai," kta Ahmad, dilansir di New Straits Times, Senin (16/7).

Nor Aida mengatakan, jamaah tidak perlu membawa kartu identitas atau buku rekening Tabung Haji mereka. Mereka hanya perlu memastikan sidik jari biometrik telah dilakukan sebelum meninggalkan Malaysia.

Terdapat sembilan konter keuangan di Madinah untuk melayani jamaah yang tinggal di hotel-hotel di tiga zona yang dekat Masjid Nabawi. Nor Aida mengatakan, bahwa konter keuangan akan dibuka dari pukul 7 pagi sampai pukul 12 malam, pukul 4.30 sore sampai pukul 6 sore, dan pukul 8 malam sampai pukul 10 malam dari Sabtu sampai Kamis. Kemudian pada pukul 7 pagi sampai pukul 11.30 pagi, pukul 4.30 sore sampai pukul 6 sore, dan pukul 8 malam sampai pukul 10 malam pada Jumat.

"Batas penarikan harian telah ditetapkan pada kisaran 5.000 Riyal Saudi," lanjutnya.

photo

Infografis Jamaah Haji Dunia

Ia mengatakan, ada empat konter yang melayani Zona 1 di Hotel Al Haram, tiga konter melayani Zona 2 di Hotel Anwar Al Madinah Movenpick, dan dua konter untuk Zona 3 di Hotel Rowadha al Aqiq. Nor Aida mengatakan, teller di loket akan menyelesaikan satu transaksi dalam satu menit.

"Ada 47 staf di bawah unit keuangan, 40 di antaranya adalah kasir. Dari jumlah itu, 31 kasir ditempatkan di Makkah dan sisanya di Madinah," jelasnya.

Di samping itu, jamaah juga dapat membayar 'dam' mereka (denda untuk kesalahan atau kelalaian) dan untuk 'kurban' (kurban domba atau sapi) di konter-konter tersebut.

"Mereka juga bisa melakukan hal yang sama di konter TH di Malaysia sebelum berangkat ke Tanah Suci," tambahnya.

Gelombang pertama sebanyak 438 jamaah asal Malaysia telah tiba di Saudi pada Sabtu lalu. Tabung Haji telah mengamankan akomodasi untuk jamaah haji Malaysia di sembilan hotel di Madinah, yang dikelompokkan di bawah tiga zona. Masing-masing zona menyediakan layanan Tabung Haji yang lengkap bagi jamaah, termasuk nasihat keagamaan, fasilitas medis, keuangan, pos, konseling dan komunikasi. Hotel-hotel tersebut dapat menampung sebanyak 9.671 jamaah pada satu waktu.

Redaktur : Agung Sasongko
Reporter : Kiki Sakinah