Petugas Haji Asal Sindh Terancam Batal Berhaji karena Pemilu
Jumat , 13 Jul 2018, 09:32 WIB

Jamaah haji India

IHRAM.CO.ID, KARACHI -- Pemerintah Sindh mengumumkan pembatalan waktu libur bagi pejabat pemerintah selama musim haji 2018. Alasannya, salah satu provinsi di Pakistan itu akan menghadapi pemilihan dalam beberapa waktu mendatang.

Dilansir di The Express Tribune pada Kamis (12/7), Pemerintah Sindh memperkirakan provinsi tersebut akan menghadapi hari-hari sibuk jelang pemilihan. Sehingga, pemerintah memutuskan menangguhkan semua liburan yang diberikan kepada pejabat pemerintah, termasuk hari libur untuk haji.

Keputusan itu diumumkan melalui pemberitahuan yang dikeluarkan Layanan dan Administrasi Umum Departemen Pemerintahan Sindh. Pemberitahuan itu menganulir keputusan yang terbit pada 26 Juni lalu di mana petugas pemerintah yang telah mengajukan aplikasi haji 2018, dibebastugaskan sementara.

Kendati demikian, saat itu banyak pegawai pemerintah yang tak yakin ihwal apakah mereka bisa berhaji atau tidak tahun ini. Di Departemen Kesehatan, ratusan petugas yang telah mengajukan permohonan cuti tidak tahu apakah itu akan disetujui atau tidak.

Ribuan pegawai yang bekerja di berbagai instansi pemerintah meratapi tugas pemilihan yang mendesak itu karena merusak rencana pelaksanaan ibadah haji 2018. Beberapa mengeluh tidak dapat melakukan haji karena pemberitahuan yang ambigu dan tidak tepat waktu.

Kantor sekretaris kesehatan provinsi tersebut mencoba menghubungi sekretaris kepala daerah Sindh untuk menegosiasikan dan mencari solusi terbaik. Sebab, Departemen Kesehatan telah mengirim ringkasan permohonan cuti kepada kepala sekretaris pemerintah daerah. 

 

Redaktur : Andi Nur Aminah
Reporter : Umi Nur Fadhilah