Tips Jaga Kesehatan untuk Jamaah Haji
Jumat , 13 July 2018, 07:58 WIB

Republika/ Amin Madani
Petugas kepolisian Arab Saudi menyemprotkan air kepada jamaah yang melintas di jalan menuju Makkah dari Mina, Senin (12/9), untuk mengurangi keletihan jamaah haji akibat cuaca panas di siang hari.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Jamaah haji diminta menjaga kesehatannya saat berada di Arab Saudi. Sejumlah tips diberikan agar jamaah tidak memaksakan diri sehingga melewatkan ibadah terpenting yakni saat ritual hingga puncak haji.

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes Eka Jusup Singka mengatakan sebaiknya jamaah menghindari aktivitas di luar pondokan yang tidak penting. Cuaca di Arab Saudi diperkirakan antara 40 hingga 50 derajat Celcius.

Sehingga aktivitas di luar dapat menguras banyak energi. Jamaah sebaiknya tahu kapasitas dirinya. Jika menetapkan target umrah atau ibadah, maka sesuaikan dengan kemampuan dan kesiapannya.

"Selain itu, minum air sesering mungkin, tidak perlu menunggu haus, selalu memakai alat pelindung diri jangan lupa," kata Eka pada Republika.co.id, Kamis (12/7).

Jamaah juga pastikan harus makan makanan bergizi dan perbanyak konsumsi buah-buahan. Kemudian, istirahat adalah bagian penting karena dapat mengembalikan energi dalam tubuh.

Upayakan agar jamaah memperoleh istirahat yang berkualitas dan nyaman. Agar kegiatan di siang hari dapat berjalan dengan maksimal. 

"Cuaca nanti panas sekitar 40-50 derajat Celcius, jamaah biasanya banyak yang mimisan, pusing dan batuk-batuk karena udara kering," katanya.

Eka menyarankan jamaah untuk tidak melepaskan perlindungan diri seperti masker, payung dan penutup kulit. Masker pun sebaiknya sering-sering dibasahi untuk melindungi dari udara kering dan debu.

Jamaah juga dapat sering-sering menyemprotkan water spray yang sudah diberikan oleh pemerintah. Segala perangkat perlindungan diharapkan dapat berguna dengan maksimal. 

Redaktur : Friska Yolanda
Reporter : Lida Puspaningtyas