Asrama Haji dan PPIH Embarkasi Siap Sambut Jamaah
Rabu , 11 Jul 2018, 18:56 WIB

Mahmud Muhyidin
Ilustrasi - Jamaah di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Calon jamaah haji akan mulai memasuki asrama haji embarkasi pada 16 Juli 2018. Keberangkatan pertama calon jamaah haji ke Arab Saudi dijadwalkan pada 17 Juli 2018. Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sudah melakukan pemeriksaan lingkungan di asrama haji embarkasi.

Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) dari Kementerian Agama (Kemenag), Ahda Barori menyampaikan, asrama haji embarkasi sudah dipersiapkan. Kebersihan toilet, dapur dan lingkungan juga sudah diperiksa.

"Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi semuanya juga sudah dilantik dan dikukuhkan, hari ini terakhir pelantikan PPIH embarkasi di Medan," kata Ahda kepada Republika.co.id, Rabu (11/7).

Ia menerangkan, ada yang berbeda di asrama haji embarkasi pada tahun ini. Untuk meminimalisir pemeriksaan imigrasi di Madinah atau Jeddah, Arab Saudi. Sekarang sidik jari dan foto biometrik calon jamaah haji dilakukan di asrama haji embarkasi. Tujuannya mempersingkat waktu pemeriksaan imigrasi di Arab Saudi.

"Jadi pemeriksaan yang semula dilakukan di Arab Saudi sekarang dilakukan di asrama haji embarkasi, baru tahun ini seperti itu," ujarnya.

Ahda juga mengatakan, tim advance petugas haji Indonesia sudah berangkat ke Arab Saudi pada 10 Juli 2018. Mereka akan bertugas di sana sampai akhir musim haji. Ada sekitar 14 orang yang menjadi tim advance petugas haji. Mereka yang menjadi tim advance petugas haji adalah kepala daerah kerja, sekretaris PPIH Arab Saudi dan petugas katering.

"Katering harus dipersiapkan secara matang oleh karena itu sebagian petugas katering sekitar empat orang diberangkatkan," ujarnya.

Ahda menyampaikan, diharapkan tim advance petugas haji dapat mempersiapkan lebih dulu di Arab Saudi. Mereka akan berkomunikasi dengan instansi-instansi di sana, seperti instansi muassasah, maktab, katering, pemondokan dan layanan di Arafah, Muzdalifah serta Mina.

Redaktur : Ani Nursalikah
Reporter : Fuji E Permana